Hari Kemerdekaan ke-72, PM India Sebut "Gajah Tidur" Telah Bangkit

Kompas.com - 15/08/2018, 15:13 WIB
Bendera India. ISTBendera India.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Menyambut Hari Kemerdekaan India ke-72 pada Rabu (15/8/2018), Perdana Menteri Narendra Modi menyebut " gajah tidur" India telah bangkit.

Ungkapan itu merujuk pada pertumbuhan ekonomi India yang terus merajai dunia.

Selama 80 menit, Modi menyampaikan pidato Hari kemerdekaan di Red Fort, New Delhi, pada masa lima tahun kepemimpinannya.

Dalam kesempatan itu, dia memanfaatkan sorotan dunia terhadap prestasi pemerintah India selama masa pemerintahannya.


Baca juga: Kepada PM Modi, Jokowi Minta India Turunkan Tarif Kelapa Sawit Indonesia

Pertumbuhan ekonomi India tercatat pada kisaran 7 persen sejak Modi memimpin, kendati saat ini rupee terancam dampak jatuhnya nilai tukar mata uang Turki, lira.

"India merupakan negeri reformasi, implementasi, dan transformasi. Kita diselimuti oleh pencapaian pertumbuhan ekonomi," katanya, seperti dikutip dari AFP.

"Hari ini, dunia menyaksikan gajah tidur telah bangun, berjalan, dan bergabung dalam perlombaan," imbuhnya.

Jelang pemilihan umum yang diperkirakan bakal digelar pada awal 2019, Modi menyampaikan ambisinya untuk memberikan asuransi kesehatan bagi rakyat India bertajuk "Modicare".

Modicare bakal menanggung biaya pengobatan penyakit serius hingga 500.000 rupee atau sekitar Rp 103,8 juta bagi setiap warga miskin, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 500 juta orang.

Program itu akan diluncurkan pada 25 September 2018. Modicare bakal menjadi program asuransi kesehatan pemerintah terbesar di dunia.

"Sudah saatnya bagi kami memastikan setiap orang miskin di India mendapat akses pengobatan berkualitas baik dan terjangkau," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X