Kompas.com - 15/08/2018, 09:16 WIB

ISTANBUL, KOMPAS.com - Anjloknya nilai tukar mata uang lira terhadap dollar AS memukul daya beli penduduk Turki, tapi tidak bagi turis asing.

Kurs lira yang merosot mendorong mereka untuk mengunjungi negara itu pada puncak liburan musim panas.

AFP mewartakan pada Selasa (14/8/2018), turis yang sebagian besar berasal dari Arab Saudi dan Asia rela mengantre di luar toko barang mewah seperti Louis Vuitton, Chanel, dan Prada, di Istanbul.

"Semuanya menjadi murah dan tambah murah," kata turis asal Saudi, Nasir El-Nabir.

"Ini seperti diskon 30 persen, jadi saya merasakan dampak positifnya," imbuhnya.

Baca juga: Erdogan Bakal Tangkap Teroris Ekonomi Penyebab Anjloknya Lira

Dengan membawa tas belanja, wisatawan memborong banyak barang-barang mewah, sebelum penjual menaikkan harga untuk memperhitungkan devaluasi lira.

Kurs lira jatuh mencapai rekor terendahnya ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penggandaan tarif impor baja dan aluminium bagi Turki pada Jumat lalu.

Xenos Lemis, seorang turis dari Siprus, terus memeriksa nilai tukar lira secara real time.

"Kami memeriksa kurs lira setiap dua jam dan ada perubahan signifikan. Jadi ini kesempatan berbelanja bagi turis, ini adalah berkah," katanya.

Namun, beberapa wisatawan justru mengeluhkan hilangnya nilai uang karena mengkonversikan mata uang asing ke mata uang Turki sebelum krisis terjadi.

Halaman:
Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.