Korban Tewas Akibat Jembatan Ambruk di Italia Sudah Capai 22 Orang

Kompas.com - 14/08/2018, 21:20 WIB
Tim penyelamat sedang menyisir lokasi yang tertimpa potongan beton bagian dar Jembatan Morandi di Genoa, Italia yang ambruk pada Selasa (14/8/2018) pagi. AFP/ANDREA LEONI Tim penyelamat sedang menyisir lokasi yang tertimpa potongan beton bagian dar Jembatan Morandi di Genoa, Italia yang ambruk pada Selasa (14/8/2018) pagi.

GENOA, KOMPAS.com - Setidaknya 22 orang tewas akibat ambruknya sebuah jembatan di Genoa, Selasa (14/8/2018), dalam sebuah kejadian yang disebut menteri transportasi Italia sebagai sebuah tragedi luar biasa.

Peristiwa itu ditandai dengan runtuhnya sebagian jalan raya A10 menimpa sebuah jalur kereta api di kota pelabuhan itu, merupakan bencana infrastruktur terbesar di Italia selama bertahun-tahun.

"Saya bisa memastikan 22 orang meninggal dunia dan jumlah itu kemungkinan besar akan bertambah," kata Deputi Menteri Transportasi Edoardo Rixi kepada televisi Italia.

Tim penyelamat menyisir reruntuhan jembatan dan menyebut terdapat puluhan korban.


Baca juga: Jembatan Ambruk di Italia, Jumlah Korban Belum Diketahui

Sejumlah mobil dan truk juga terjebak reruntuhan dan beberapa bangunan terdekat rusak akibat tertimpa potongan beton.

Sementara itu, media massa Italia menyebutkan bagian yang ambruk dari Jembatan Morandi itu setidaknya sepanjang 200 meter.

Juru bicara dinas kebakaran mengatakan, potongan jembatan itu menimpa rel kereta api yang terletak 100 meter di bawahnya.

Sang juru bicara juga menambahkan, sejumlah mobil dan truk tertimpa puing-puing beton jembatan itu.

Dinas pemadam kebakaran Italia mengatakan viaduk yang berlokasi di kawasan industri di sisi barat Genoa itu ambruk sekitar tengah hari waktu setempat.

Menteri Dalam Negeri Matteo Salvini mengatakan terus memantau peristiwa di Genoa dan megucapkan terima kasihnya atas kerja tim penyelamat.

Jembatan Morandi melintas di atas sejumlah rel kereta api serta kawasan industri yang menjadi tempat beberapa pabrik.

Salah satu pabrik, yang terletak persis di sebelah salah satu tiang penyangga jembatan, tengah kosong saat itu karena libur nasional dan hanya mengalami kerusakan ringan.

Baca juga: Jembatan Runtuh di Kota Tuan Rumah Piala Dunia, 2 Tewas

Insiden ini menjadi yang terbaru dari serangkaian peristiwa jembatan ambruk di Italia, negeri yang rawan gempa dan secara umum infrastrukturnya terkena dampak stagnasi ekonomi.

Pada Maret tahun lalu, sepasang suami istri tewas saat sebuah jembatan layang ambruk dan menimpa mobil mereka di sekat kota Ancona, pesisir Laut Adriatik.

Lalu pada Oktober 2016, seorang pensiunan tewas ketika mobilnya ditimpa jembatan yang ambruk di antara Milan dan Lecco.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X