Taliban Kuasai Pangkalan Militer di Afghanistan Utara

Kompas.com - 14/08/2018, 20:43 WIB
Asap membubung dari arah kota Ghazni, Afghanistan usai serangan Taliban, Jumat (10/8/2018). AFPTVAsap membubung dari arah kota Ghazni, Afghanistan usai serangan Taliban, Jumat (10/8/2018).

FARYAB, KOMPAS.com - Kelompok gerilyawan Taliban telah merebut dan menguasai sebuah pangkalan militer di Afghanistan utara. Belasan tentara tewas, sementara puluhan lainnya dikhawatirkan disandera.

Disampaikan juru bicara militer di Afghanistan utara, Mohammad Hanif Rezaee, sebanyak 100 personil tentara tengah berada di pangkalan di distrik Ghormach di provinsi Faryab saat pasukan gerilyawan secara tiba-tiba menyerang pada Minggu (12/8/2018).

"Ini adalah sebuah tragedi, setelah pangkalan jatuh ke tangan musuh. Beberapa tentara tewas, beberapa ditahan dan ada juga yang sempat melarikan diri di bukit-bukit di dekatnya," kata Rezaee kepada AFP.

Baca juga: Perebutkan Kota Ghazni, 100 Tentara Afganistan dan 194 Taliban Tewas

Sementara disampaikan anggota parlemen Faryab, Hashim Otaq mengungkapkan sebanyak 14 tentara dilaporkan tewas dan sekitar 40 lainnya ditahan oleh Taliban di dalam pangkalan.

Aksi penyerbuan pasukan Taliban terhadap pangkalan militer itu terjadi beberapa hari setelah pecahnya perang perebutan kota Ghazni di Afghanistan tenggara sejak Kamis (9/8/2018) malam.

Kepala Dewan Provinsi Faryab, Tahir Rehmani mengatakan, tentara yang berada di pangkalan tersebut sempat meminta bantuan dan dukungan udara kepada Kabul, namun tidak dipenuhi.

Tak lama kemudian pangkalan dikuasai oleh Taliban. "Mereka terlalu sibuk dengan Ghazni," kata Rehmani.

Pasukan keamanan Afghanistan berjuang keras untuk memukul mudur para pemberontak sejak pasukan NATO yang dipimpin AS mengakhiri misi mereka di negara itu pada Desember 2014.

Sebelumnya, terjadi pertempuran perebutan kota Ghazni antara Taliban dengan pasukan Afghanistan, setelah datang sebuah serangan taktis terbesar sejak gencatan senjata berakhir pada Juni lalu.

Baca juga: Cegah Kota Ghazni Direbut Taliban, AS Gelar Serangan Udara

Kota tersebut tetap berada di bawah kendali pemerintah Afghanistan, namun pemberontak juga mulai bertahan di sana.

Seorang warga yang menjadi saksi mata mengatakan, pasukan Taliban membakar gedung, membunuh warga sipil dan melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan yang mengejar mereka.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X