Kompas.com - 14/08/2018, 20:24 WIB
|

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seseorang masuk ke kandang kuda nil lalu memukul hewan itu memicu kemarahan warganet.

Dalam video yang diambil di kebun binatang Los Angeles itu, seorang pria terlihat memanjat pagar kandang kuda nil.

Dia sempat memandang ke arah kamera dan memberikan tanda agar tetap tenang hingga dia masuk ke dalam kandang dan memukul bokong kuda nil itu.

Baca juga: Diserang Kuda Nil saat Memotret, Turis asal China Tewas

Suara pukulan terdengar amat keras sebelum pria itu cepat-cepat kabur keluar dari kandang mamalia besar itu.

Di luar kandang, pria tersebut merayakan kesuksesannya dengan menari dan melambaikan tangan ke arah kamera.

"Dia baru saya memukul bokong kuda nil," terdengar suara perempuan yang merekam peristiwa itu.

Di dalam kandang itu terdapat dua ekor kuda nil yaitu Rosie yang berusia empat tahun dan induknya, Mara.

Rosie, yang menjadi korban keisengan pria itu, terlihat kaget karena kontak yang tiba-tiba.

Majalah Newsweek mengabarkan, setelah video itu muncul di media sosial kepolisian Los Angeles (LAPD) langsung melakukan investigasi.

LAPD mengatakan, kasus ini tidak dikatagorikan kekerasan terhadap hewan karena kuda nil itu tidak terluka, tetapi aksi pria tersebut bisa membuat hewan asal Afrika tersebut stres.

"Setiap hewan amat berbeda dan kami tidak tahu persis apa yang mereka pikirkan," kata Amy Spurlock, juru bicara kebun binatang kepada harian The Los Angeles Times.

"Tetapi ini merupakan tindakan yang bisa merusak kepercayaan yang sudah kami bangun dengan hewan-hewan ini," tambah Amy.

Baca juga: Pertarungan Dua Kuda Nil Jantan Terekam Kamera di Afrika

Amy menambahkan, pihaknya yakin kasus ini merupakan sebuah insiden tak terencana dan sebagian besar pengunjung paham mereka dilarang mendekati hewan-hewan itu.

Pihak kebun binatang kini memasang tanda "Dilarang Masuk" di dekat kandang kuda nil.

Meski terlihat tenang, kuda nil sebenarnya salah satu hewan paling berbahaya di dunia. Di Afrika hewan ini membunuh lebih banyak manusia dibandingkan hewan-hewan besar lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Daily Mail
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.