Pencari Suaka Asal Afghanistan di Perancis Mengamuk, 4 Orang Luka

Kompas.com - 14/08/2018, 20:05 WIB
Ilustrasi pisau. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi pisau.
|

PARIS, KOMPAS.com - Seorang pencari suaka asal Afghanistan ditangkap setelah menikam empat orang dalam sebuah serangan pisau di sebuah kota kecil Perancis.

Insiden itu terjadi pada Senin (13/8/2018) malam ketika pria berusia 19 tahun, yang disebut memiliki masalah kejiwaan itu, menyerang sejumlah mobil di kota Perigeux, wilayah barat daya Perancis.

Menurut kepala layanan ambulans setempat Jean-Jacques Girard, pria itu terlihat menendang dan memukul sebuah mobil.

Baca juga: Dideportasi, Pencari Suaka Asal Afghanistan Bunuh Diri di Kamar Hotel

Dia melakukan hal yang sama terhadap mobil kedua dan berjalan mengitari seorang perempuan pengendara mobil.

Dua staf paramedis yang menyaksikan insiden itu mencoba menenangkan pria tersebut yang kemudian masuk ke dalam kediamannya.

Namun, beberapa saat kemudian dia keluar sambil membawa sebilah pisau dan menyerang dua staf paramedis itu hingga terluka di bagian kepala dan leher.

Pria itu kemudian menyerang dua pria tua berusia 64 dan 68 tahun yang tinggal di sebelah kediamannya.

Akibatnya, salah satu pria tua itu mengalami luka tikaman di paru-parunya dan satu korban lagi menderita luka tusuk di punggung.

Pria yang mengamuk itu akhirnya bisa dilumpuhkan oleh salah satu dari pria itu dan seorang pria keturunan Kamerun yang datang membantu.

Setelah dilumpuhkan, polisi dipanggil dan langsung menahan pencari suaka tersebut. Sejauh ini polisi meyakini insiden tersebut bukan sebuah aksi terorisme.

Baca juga: Pencari Suaka yang Perkosa dan Bunuh Gadis Jerman, Dibui Seumur Hidup

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X