PBB: Hingga 30.000 Anggota ISIS Masih Berada di Irak dan Suriah

Kompas.com - 14/08/2018, 07:07 WIB
Pasukan ISIS berparade di kota Raqqa, Suriah. Reuters/Al ArabiyaPasukan ISIS berparade di kota Raqqa, Suriah.

NEW YORK, KOMPAS.com - Organisasi Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB) merilis sebuah laporan pada Senin (13/8/2018) yang menyebut masih ada 20.000 hingga 30.000 anggota kelompok teroris ISIS di wilayah Irak dan Suriah.

Laporan oleh para pengawas sanksi PBB turut memperkirakan sebanyak 3.000 hingga 4.000 anggota ISIS berada di Libya, serta sejumlah operasi kunci telah dipindahkan ke Afghanistan.

"Keanggotaan kelompok teroris ISIS di Irak dan Suriah ada sekitar 20.000 hingga 30.000 orang, yang terbagi sedikit banyak sama di kedua negara," kata laporan PBB dilansir AFP.

"Di antara jumlah tersebut masih terdapat komponen penting dari ribuan anggota teroris asing yang aktif," tambah laporan tersebut.


Baca juga: Kisah Kapten Hirath Al Sudani, Mata-mata Irak di Dalam Organisasi ISIS

Laporan tersebut disusun berdasarkan informasi yang diserahkan tim pemantau independen setiap enam bulan kepada Dewan Keamanan terkait ISIS dan Al Qaeda, dua organisasi teror yang masuk daftar hitam PBB.

ISIS yang pernah menguasai sebagian wilayah di Irak dan Suriah, pada tahun lalu telah dapat diusir dari Mosul dan juga Raqqa, kota kembar yang menjadi pusat kekuatan kelompok teror tersebut.

Pada awal 2018, pergerakan ISIS terbatas hanya di wilayah-wilayah kantong di Suriah. Namun demikian tetap menunjukkan ketahanan yang besar.

"Ketika itu, ISIS masih mampu melancarkan serangan di dalam wilayah Suriah. Sementara di Irak, meski tidak sepenuhnya memegang kendali, sel-sel tidur yang ada masih tetap aktif," kata laporan tersebut.

Laporan PBB menunjukkan aliran anggota asing yang meninggalkan ISIS tetap lebih rendah dari yang diharapkan.

Sebaliknya aliran anggota asing yang menuju ISIS pada dasarnya telah terhenti.

Baca juga: 200 Anggota ISIS Menyerah di Utara Afghanistan

Salah satunya diperkirakan karena tidak ada wadah organisasi lain yang muncul sebagai tujuan mereka. Meski sejumlah besar anggota asing ISIS tampak telah datang ke Afghanistan.

Terdapat sekitar 3.500 hingga 4.500 anggota ISIS di Afghanistan dan jumlahnya terus meningkat.

Sementara di Yaman hanya ada sekitar 250 hingga 500 anggota ISIS, jauh di bawah anggota Al Qaeda yang berjumlah sekitar 6.000 dan 7.000 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X