Kompas.com - 14/08/2018, 05:05 WIB
Pasukan militer Sri Lanka membawa bendera negara saat mengikuti parade peringatan kemerdekaan ke-70 di Kolombo, pada Februari 2018. AFP / ISHARA S KODIKARAPasukan militer Sri Lanka membawa bendera negara saat mengikuti parade peringatan kemerdekaan ke-70 di Kolombo, pada Februari 2018.

KOLOMBO, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk memberikan bantuan sebesar 39 juta dolar kepada Sri Lanka untuk meningkatkan keamanan maritimnya.

Bantuan AS tersebut datang di saat China juga tengah membangun pengaruh strategisnya di negara pulau Samudera Hindia itu.

Melansir dari AFP, Departemen Luar Negeri AS menyebut pemberian dana bantuan tersebut sebagai pembiayaan militer asing dan saat ini tengah menanti persetujuan kongres.

"Kami mengharapkan untuk dapat berdiskusi dengan pemerintah Sri Lanka tentang bagaimana kontribusi ini dapat mendukung inisiatif kami di Teluk Benggala."

Baca juga: Pertama di Sri Lanka, Orang Tamil Jadi Panglima Militer

"Juga dalam menjadikan prioritas bantuan bencana serta kemanusiaan di Sri Lanka," kata Kedubes AS di Kolombo dalam pernyataannya, Senin (13/8/2018).

Bantuan yang diberikan AS untuk Sri Lanka merupakan bagian dari paket pendanaan sebesar 300 juta dolar (Rp 4,3 triliun) yang disisihkan Washington untuk wilayah Asia Selatan dan Tenggara.

Sejumlah besar pendanaan itu disiapkan demi menjamin pemerintahan yang bebas, terbuka dan teratur di kawasan Indo-pasifik.

Sementara China, sebagai negara ekonomi terbesar kedua di dunia, juga sedang meningkatkan investasinya di Sri Lanka.

Beijing telah membangun pelabuhan dan proyek pembangunan lainnya di negara itu. Bahkan pekan lalu telah memberikan pinjaman senilai satu miliar dolar seiring peningkatan hubungan kedua pemerintahan.

China juga telah menjanjikan bakal terus menyediakan bantuan keuangan, termasuk pinjaman, kepada Sri Lanka, meski ada peringatan tentang utang negara itu yang terus bertambah.

Baca juga: China Bakal Sumbang Kapal Perang untuk Sri Lanka

Tahun lalu, Sri Lanka telah menyewakan pelabuhan strategisnya kepada China selama 99 tahun setelah Kolombo yang tak mampu membayar kembali pinjaman untuk proyek senilai 1,4 miliar dolar.

Pelabuhan di Hambantota tersebut mengapit rute pelayaran timur-barat tersibuk di dunia, sekaligus menjadi pijakan strategis bagi China.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X