Kurs Lira Belum Membaik, Erdogan Tuduh AS Menikam dari Belakang

Kompas.com - 13/08/2018, 21:31 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. AFP/KAYHAN OZERPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
|

ANKARA, KOMPAS.com - Bank Sentral Turki, Senin (13/8/2018), gagal menghentikan melorotnya nilai tukar lira dengan serangkaian langkah yang ditujukan untuk untuk menenangkan pasar.

Nilai tukar lira Turki terhadap dolar AS melorot 16 persen hingga Jumat pekan lalu ketika Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan menggandakan bea masuk untuk produk baja dan alumunium Turki.

Langkah Trump itu, menurut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sama dengan menusuk sesama sekutu NATO dari belakang.

Baca juga: Erdogan Sebut Anjloknya Kurs Lira adalah Skenario Politik Licik

"Kita bersama-sama menjadi anggota NATO dan Anda menikam partner strategis dari belakang. Apakah hal semacam ini bisa diterima?" ujar Erdogan dalam sebuah konferensi di Ankara.

Setelah pidato keras Erdogan itu, nilai tukar lira diperdagangnya 6,9 untuk tiap dolar AS, penurunan tujuh persen sepanjang Senin.

Dalam pernyataan perdananya sejak apa yang disebut sebagai "Jumat Hitam" di Turki, bank sentral negeri itu menegaskan siap melakukan apapun untuk memastikan stabilitas finansial.

Bank Sentral Turki menjanjikan semua likuiditas yang dibutuhkan berbagai bank di negeri tersebut.

Sayangnya, langkah bank sentral Turki itu tidak memengaruhi pasar. Sehingga kondisi finansial Turki belum kunjung berubah.

Sementara itu, di sisi lain Presiden Erdogan belum menunjukkan tanda-tanda menawarkan sebuah konsesi kepada Amerika Serikat untuk meredakan perselisihan terburuk di antara kedua negara selama beberapa tahun terakhir ini.

Erdogan mengatakan, Turki sedang mengalami "pengepungan ekonomi" dan menuding melorotnya nilai tukar lira merupakan serangan terhadap negeri tersebut.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X