Ketahuan Jadi Joki Ujian Nasional, Dosen di Burundi Ditangkap Polisi - Kompas.com

Ketahuan Jadi Joki Ujian Nasional, Dosen di Burundi Ditangkap Polisi

Kompas.com - 13/08/2018, 14:29 WIB
Benjamin Manirambona (kanan) saat dipergoki Menteri Pendidikan Burundi Janvière Ndirahisha tengah menjadi joki di sebuah ujian nasional.BBC Benjamin Manirambona (kanan) saat dipergoki Menteri Pendidikan Burundi Janvière Ndirahisha tengah menjadi joki di sebuah ujian nasional.

BUJUMBURA, KOMPAS.com - Seorang dosen di Burundi, Afrika ditangkap polisi setelah menyamar menjadi seorang mahasiswa dan ikut ujian nasonal.

Sang dosen, Benjamin Manirambona itu mengerjakan soal-soal ujian untuk orang lain yang tidak bisa hadir dalam ujian yang digelar akhir pekan lalu.

Polisi berhasil mengetahui aksi Benjamin ini setelah mendapatkan informasi warga. Sehingga sepanjang malam menjelang ujian, polisi sudah memantau Benjamin.

Baca juga: Lima Koordinator Joki Ujian Masuk Perguruan Tinggi Ditangkap


Alhasil, saat tengah duduk di ruang ujian, dosen Sekolah Teknik Butere itu tak bisa lagi mengelak saat polisi muncul dan menangkapnya.

Dalam pemeriksaan, Benjamin mengatakan, dia menggantikan seorang tentara yang sedang bertugas di Somalia sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian.

Benjamin mengatakan, sang tentara menjanjikan sejumlah uang jika dia mendapatkan nilai yang cukup untuk masuk ke universitas.

"Semua yang kamu katakan adalah kebohongan jadi kami menangkapmu," kata Menteri Pendidikan Burundi Janviere Ndirahisha, yang ikut dalam penangkapan itu.

"Kami akan melakukan investigasi, sebab dari informasi yang kami peroleh,  dia sudah sering melakukan hal ini," tambah Ndirahisha.

Selain Benjamin, empat mahasiswa lain juga ditangkap karena juga diduga menjadi joki. Kini mereka semua sudah mendekam di tahanan polisi.

Baca juga: Dinilai Hina Presiden Burundi, Seorang Pelawak Ditahan


Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X