Serang Bus Berisi Anak-anak di Yaman, Saudi Diduga Pakai Bom AS

Kompas.com - 13/08/2018, 12:55 WIB
Bom serba guna MK-82 bikinan Amerika Serikat (AS). AFP/Leila GorchevBom serba guna MK-82 bikinan Amerika Serikat (AS).

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi diduga menggunakan bom bikinan Amerika Serikat ( AS) ketika menyerang bus dengan anak-anak di dalamnya.

Dilansir Russian Today Senin (13/8/2018), seorang jurnalis lokal bernama Nasser Arrabyee mengklaim menemukan pecahan bom tersebut.

Baca juga: Serangan Koalisi Saudi Tewaskan 29 Anak yang Baru Pulang Piknik

"Pecahan bom AS yang dipakai membunuh anak Yaman di Saada, dan merupakan kejahatan perang AS-Saudi," ulas Arrabyee di Twitter.


Jurnalis Ben Norton menanggapi unggahan Arrabyee. Dia berkata bom itu merupakan bom serba guna tak berpandu Raytheon Mark 82.

Senjata dari serial MK-80 itu pertama kali muncul ke publik pada 2016 ketika koalisi pimpinan Saudi menyerang sebuah gedung di Sana'a.

Saat itu, sedang berlangsung Sheikh Ali al-Rawishan, dan menewaskan lebih dari 140 orang, serta melukai 525 lainnya.

Pecahan bom yang diunggah Arrabyee itu langsung menuai tanggapan Pentagon melalui juru bicara Mayor Josh Jacques.

"Kami tidak tahu jika munisi yang digunakan dalam serangan tersebut merupakan salah satu senjata kami. Tidak banyak orang kami di lapangan," jelas Jacques.

Sebelumnya, jet tempur koalisi Saudi menyerang sebuah bus yang berada di Pasar Dahyan yang terletak di utara Provinsi Saada.

Serangan itu menewaskan 51 orang, termasuk di dalamnya 40 anak-anak yang berusia antara 10 sampai 13 tahun, dan melukai 79 orang.

Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, membenarkan serangan itu dan menyebut koalisi memiliki legitimasi dalam melaksanakannya.

Maliki menegaskan bahwa yang ada di dalam bus merupakan anggota pemberontak Houthi, dan bus itu berisi senjata yang berpotensi mengancam Saudi.

Saudi melancarkan serangan udara sebagai balasan setelah Houthi menembakkan rudal dari Provinsi Amran menuju kota Jizan.

Sistem pertahanan Saudi berhasil mencegat rudal itu, di mana pecahannya membunuh seorang warga Yaman, dan melukai 11 lainnya.

Baca juga: Koalisi Saudi akan Selidiki Serangan yang Tewaskan 29 Anak di Yaman

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X