Kompas.com - 13/08/2018, 11:26 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) di Ankara, Jumat (26/1/2018). Adem Altan / AFPPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) di Ankara, Jumat (26/1/2018).

TRABZON, KOMPAS.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan tengah mempersiapkan langkah terakhir operasi militer ke Suriah.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan ketika berpidato di kantor Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Parti) di Trabzon, dilansir Sputnik (13/8/2018).

Baca juga: Erdogan Umumkan Serangan ke Wilayah Kurdi Suriah

Erdogan menjelaskan, pasukannya telah melaksanakan dua operasi militer. Yakni "Olive Branch" dan "Euphrates Shield".

Operasi lintas batas "Euphrates Shield" dilakukan sepanjang 2016 sampai 2017 dengan tujuan menghancurkan teroris yang mengancam keamanan Turki.

Sedangkan "Olive Branch" dilaksanakan pada Januari ke Afrin di mana Turki menargetkan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

"Dengan kehendak Tuhan, kami bakal membebaskan lebih banyak daerah dan memberi keamanan di Suriah," janji Erdogan dikutip Reuters.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengklaim, sejak Turki melakukan operasi militer, sekitar 250.000 orang yang mengungsi telah kembali ke kampung halamannya.

Presiden 64 tahun itu melanjutkan, ssat ini fokus pemerintahannya adalah melakukan usaha diplomasi dan militer di Provinsi Idlib.

Provinsi yang terletak di barat laut Suriah itu merupakan benteng terakhir kelompok penentang Presiden Bashar al-Assad.

Erdogan menyatakan dia telah menempatkan puluhan pos pengamatan militer. "Kami bertujuan mencegah kekacauan seperti yang terjadi di wilayah Suriah lain," terangnya.

Assad yang mendapat sokongan dari Rusia dan Iran mengecam operasi militer yang dilakukan Turki karena melanggar kedaulatan wilayahnya.

Baca juga: Erdogan: Turki akan Perluas Operasi Militer ke Wilayah Kurdi Lainnya



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.