AS Beri Tenggat Waktu bagi Turki untuk Bebaskan Pendeta

Kompas.com - 13/08/2018, 08:32 WIB
Pastor Andrew Craig Brunson dikawal oleh petugas polisi berpakaian sipil di Turki pada 25 Juli 2018 di Izmir. (AFP) Pastor Andrew Craig Brunson dikawal oleh petugas polisi berpakaian sipil di Turki pada 25 Juli 2018 di Izmir. (AFP)

ISTANBUL, KOMPAS.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan tenggat waktu hingga Rabu (15/8/2018) bagi Turki untuk membebaskan pendeta Andrew Brunson dari tahanan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut tentang "deadline" itu pada pidatonya di depan anggota partai politiknya di kota Trabzon, Minggu (12/8/2018).

Dilansir The Hill dari Reuters, Erdogan mengaku pemerintah AS mengancam akan menambah sanksi baru kepada Turki jika tidak memenuhi tenggat waktu yang diberikan.

Baca juga: Sanksi kepada Turki Jadi Bukti Keseriusan AS soal Pembebasan Pendeta

Seperti diketahui, Brunson merupakan seorang pendeta dari Carolina Utara yang ditahan pada 2016, ketika pemerintah Turki menangkap sejumlah jurnalis, akademisi, dan minoritas menyusul insiden upaya kudeta.

Awalnya, dia ditahan bersama istrinya yang dicurigai melakukan kegiatan melawan keamanan nasional Turki. Brunson dan istrinya mengelola sebuah gereja Kristen di Kota Izmir, Aegean.

Sang istri, Norine Brunson lantas dibebaskan sesaat setelah penahanannya. Namun suaminya didakwa menjadi anggota gerakan Fethullah Gulen dan dipenjara selama dua tahun.

Gulen adalah ulama Muslim yang tinggal di Pennsylvania, dan dituduh sebagai dalang dari upaya kudeta terhadap Erdogan.

Pada bulan lalu, Trump mengancam akan mengenakan sanksi lebih keras kepada Turki, apabila tidak membebaskan Brunson yang sekarang menjadi tahanan rumah.

"AS akan memberikan sanksi besar kepada Turki karena menahan pendeta Andrew Brunson, seorang Kristen, pria berkeluarga, dan manusia yang luar biasa," kicau Trump di Twitter.

"Dia sangat menderita. Pria yang tidak bersalah ini harus segera dibebaskan," imbuh Trump.

Penggandaan tarif impor baja dan aluminium oleh AS atas Turki membuat mata uang lira merosot lebih dari 16 persen terhadap dollar AS.

Baca juga: Erdogan Sebut Anjloknya Kurs Lira adalah Skenario Politik Licik

Erdogan menuding anjloknya nilai tukar lira merupakan "skenario politik" untuk menjatuhkan Turki.

"Tujuan operasi ini adalah untuk membuat Turki menyerah mulai dari seluruh sektor keuangan hingga politik," katanya, Minggu (12/8/2018), seperti dikutip dari AFP.

"Kami sekali lagi menghadapi skenario politik yang licik. Dengan izin Tuhan, kami akan mengatasi ini," imbuhnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

Internasional
Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

Internasional
Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

Internasional
Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional

Close Ads X