Kompas.com - 13/08/2018, 05:05 WIB

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengharapkan gencatan senjata total dengan kelompok Hamas yang menguasai Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam pertemuan dengan kabinetnya, Minggu (12/8/2018).

Sejak Juli, telah terjadi tiga kali konflik kekerasan antara Hamas dengan tentara Israel di Gaza.

Meski pada kenyataannya, telah ada upaya yang dilakukan PBB bersama pemerintah Mesir untuk mengamankan gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan Hamas.

Namun pejabat Israel tidak ada yang berkomentar tentang hal tersebut.

Baca juga: Hamas dan Israel Capai Gencatan Senjata Pasca-serangan Udara

"Kita saat ini berada di tengah-tengah kampanye melawan teror di Gaza dan ini tidak akan berakhir dengan sekali gebrakan," kata Netanyahu.

"Apa yang kami inginkan jelas, yakni gencatan senjata secara total. Kita tidak boleh puas jika kurang dari itu," tambahnya seperti dilansir AFP.

Netanyahu berada dalam tekanan politik untuk bertindak lebih keras terhadap Hamas, meskipun kedua pihak enggan untuk memulai perang keempat mereka sejak 2008.

Israel juga telah berupaya mengakhiri serangan layang-layang dan balon-balon pembakar yang melintasi pagar perbatasan Gaza untuk membakar lahan pertanian Israel.

Sebuah gencatan senjata informal yang dicapai pada Kamis (9/8/2018) sebagian besar diadakan meski ada tiga warga Palestina yang tewas sejak saat itu akibat tembakan tentara Israel di perbatasan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.