Penembakan Usai Karnaval di Manchester, 10 Orang Luka-luka

Kompas.com - 12/08/2018, 19:09 WIB
Petugas kepolisian Manchester berjaga di dalam garis polisi yang dipasang di Claremont Road, Moss Side, Manchester, Inggris, usai terjadinya insiden penembakan yang melukai 10 orang, Sabtu (11/8/2018). Petugas kepolisian Manchester berjaga di dalam garis polisi yang dipasang di Claremont Road, Moss Side, Manchester, Inggris, usai terjadinya insiden penembakan yang melukai 10 orang, Sabtu (11/8/2018).

MANCHESTER, KOMPAS.com - Setidaknya sepuluh orang dilaporkan menderita luka-luka, satu di antaranya cukup serius, akibat insiden penembakan yang terjadi usai dilangsungkannya karnaval di Manchester, Inggris, Sabtu (11/8/2018) malam.

Petugas langsung dikerahkan menuju lokasi penembakan di Claremont Road, segera setelah menerima laporan sekitar pukul 02.30 waktu setempat.

Para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit di Moss Side, Manchester.

"Di antara para korban terdapat dua anak-anak yang mengalami luka tembak dan satu orang yang mengalami luka serius namun telah dalam kondisi stabil akibat luka di kakinya," kata petugas polisi.

Baca juga: Pelaku Penembakan di Kanada Didakwa 4 Tuduhan Pembunuhan Tingkat Pertama

Selain satu orang yang mengalami luka serius, para korban dijadwalkan sudah dapat meninggalkan rumah sakit pada Minggu (12/8/2018).

Insiden penembakan terjadi saat digelarnya Karnaval Karibia Manchester di Claremont Road. Karnaval yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun generasi Windrush.

Generasi Windrush merupakan para imigran asal negara-negara kepulauan Karibia yang diundang dan datang di Inggris antara tahun 1948 hingga 1971.

Karnaval tersebut selalu mengundang kedatangan sekelompok orang. Tahun ini karnaval dilangsungkan di Claremont Road yang membentang sepanjang tiga kilometer melalui kawasan Moss Side.

Wilayah tersebut dikenal merupakan daerah kekuasaan sejumlah geng dan telah sejak lama memiliki masalah dengan obat-obatan terlarang dan kekerasan bersenjata.

Inspektur Detektif Debbie Dooley menerangkan petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan lokasi penembakan, serta pihak yang bertanggung jawab atas serangan berbahaya itu.

"Petugas masih mengumpulkan informasi mengenai lokasi dan siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut," ujarnya dilansir Sky News.

Baca juga: Penembakan di Gereja AS, Pelaku Pulang Setelah Tewaskan 1 Orang

"Petugas masih menyisir lokasi dan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari orang-orang di lokasi, serta memeriksa kamera pengawas untuk mendapatkan semua fakta," tambahnya.

Tahun lalu, sesaat sebelum dimulainya karnaval, seorang remaja 18 tahun tewas setelah menjadi korban penusukan di Moss Side dan tiga lainnya terluka.


Terkini Lainnya

MK Segera Gelar Uji Materi soal Surat Suara untuk Pemilih Pindah TPS

MK Segera Gelar Uji Materi soal Surat Suara untuk Pemilih Pindah TPS

Nasional
Mengaku Punya Penyakit, Romahurmuziy Minta Berobat di Luar KPK

Mengaku Punya Penyakit, Romahurmuziy Minta Berobat di Luar KPK

Nasional
Bakal Jadi 'Park and Ride' untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Bakal Jadi "Park and Ride" untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Nasional
Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Internasional
Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Nasional
Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Nasional
Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Regional
Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Internasional
Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Nasional
Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Regional
Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Internasional
Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Megapolitan
Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Nasional

Close Ads X