200 Pasien Pusat Rehabilitasi Narkoba di Vietnam Melarikan Diri - Kompas.com

200 Pasien Pusat Rehabilitasi Narkoba di Vietnam Melarikan Diri

Kompas.com - 12/08/2018, 09:09 WIB
Ilustrasi melarikan diri.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi melarikan diri.

TIEN GIANG, KOMPAS.com - Sekitar 200 pasien ketergantungan narkoba yang tengah menjalani perawatan di pusat rehabilitasi di Vietnam melarikan diri, Sabtu (11/8/2018). Namun sekitar setengah di antaranya telah dapat kembali ditangkap.

"Masih ada sekitar 100 pecandu yang masih dalam pelarian dan kini dalam pencarian polisi," kata salah seorang petugas polisi yang tak ingin disebut namanya, kepada AFP.

Insiden ini menjadi yang kesekian kalinya terjadi di pusat rehabilitasi narkoba yang kontroversial di provinsi Tien Giang, Vietnam.

Dilaporkan situs berita pemerintah, VnExpress, insiden bermula dari para pasien yang terlibat perselisihan dengan staf pusat rehabilitasi. Ketegangan meningkat dan berubah menjadi tindak kekerasan.

Baca juga: Sembunyikan Sabu di Dalam Popok, Wanita Asal Vietnam Ditangkap

Sejumlah pasien disebut mempersenjatai diri dengan pisau dan batu bata, serta mendorong pasien lainnya untuk mendobrak pintu keluar.

Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan puluhan laki-laki dengan sebagian besar bertelanjang dada, berlarian di jalan raya dekat pusat rehabilitasi.

"Mereka bergerak melewati lingkungan saya sambil membawa tongkat dan berteriak-teriak seperti demonstran. Saat kami melihat mereka, kami merasa takut dan cemas," kata salah seorang warga Le Hai Trieu.

Sejumlah warga lain turut membantu petugas meringkus para pasien yang kabur.

Insiden serupa dikatakan sempat terjadi pada beberapa tahun terakhir yang dipicu perlakuan terhadap pasien dan fasilitas di pusat rehabilitasi yang tidak memadai.

Media setempat mengatakan, lebih dari 650 pasien terdaftar di fasilitas Tien Giang, menyebabkan pusat rehabilitasi itu penuh sesak.

Di antara para pasien terdapat pecandu yang dikirim pengadilan untuk menjalani rehabilitasi hingga dua tahun, sementara lainnya adalah mereka yang diantarkan pihak keluarga maupun yang datang sendiri secara sukarela.

Tidak diketahui berapa banyak pasien yang diperintahkan pengadilan maupun yang secara sukarela.

Ada lebih dari 220.000 pecandu narkoba terdaftar di sejumlah pusat rehabilitasi di Vietnam, menurut statistik resmi yang dirilis tahun lalu. Kebanyakan terkait kasus penggunaan heroin dan metampetamin.

Baca juga: Polisi Vietnam Gagalkan Penyelundupan 100 Kilogram Heroin ke China


Close Ads X