Yacht Mewah Terkait Skandal 1MDB Tidak Jadi Dipamerkan ke Publik

Kompas.com - 11/08/2018, 19:21 WIB
Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka) Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Sabtu (11/8/2018) meninjau yacht mewah Equanimity yang disita terkait skandal korupsi perusahaan 1MDB.

Mahathir mengatakan, yacht Equanimity tidak akan diperlihatkan kepada publik untuk menjaga kondisi kapal dan mempertahankan nilainya.

Channel News Asia mengabarkan, kapal tersebut akan dijual secepat mungkin karena biaya perawatannya saja mencapai sekitar 2 juta ringgit per bulan atau sekitar Rp 7 miliar.

Baca juga: Berlayar dari Batam, Yacht Mewah Terkait Korupsi 1MDB Tiba di Malaysia

"Kami harus menjaga kapal pesiar dalam kondisi baik. Tapi jika mengizinkan ratusan orang untuk datang melihat, maka bisa merusak yacht," katanya.

"Pembeli tidak akan mau membeli kapal yang dipamerkan seperti itu," ucapnya, setelah melakukan inspeksi.

Kapal yang nilainya diperkirakan mencapai 1 miliar ringgit atau Rp 3,5 triliun itu kini berlabuh di Boustead Cruise Center.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal pesiar itu awalnya berada di perairan Indonesia. Dengan dikawal oleh polisi Malaysia dan tiga kapal patroli, yacht berlayar ke Pelabuhan Klang pada Selasa lalu.

Penjualan yacht diusulkan dibuka secara internasional. Mahathir menilai, seseorang yang berniat untuk membelinya berarti sangat kaya.

"Mungkin orang-orang dari Arab atau Bill Gates yang mungkin tertarik," katanya.

Kapal itu menjadi bagian dari aset yang dibeli menggunakan dana dari skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang melibatkan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Baca juga: Skandal 1MDB: Indonesia Serahkan Yacht Mewah, Mahathir Berterima Kasih

Kapal diyakini berhubungan dengan pengusaha buronan Low Taek Jho atau Jho Low.

Menurut gugatan perdata yang diajukan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat, ada 4,5 miliar dollar AS atau Rp 65 triliun disalahgunakan oleh pejabat atas 1MDB dan kroni-kroninya.

Dalam gugatan itu, aset senilai 1,7 miliar dollar AS atau Rp 24,6 triliun dibeli dengan uang curian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X