Seorang Pria Ganti Jenis Kelaminnya Demi Biaya Asuransi Lebih Murah - Kompas.com

Seorang Pria Ganti Jenis Kelaminnya Demi Biaya Asuransi Lebih Murah

Kompas.com - 10/08/2018, 18:28 WIB
Ilustrasi asuransi.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi asuransi.

OTTAWA, KOMPAS.com - Seorang pria di Kanada rela mengubah status jenis kelaminnya di dokumen resmi menjadi wanita demi memperoleh biaya asuransi kendaraan yang lebih murah.

Pria 24 tahun yang mengaku bernama David menceritakan pengalamannya mendapatkan asuransi kendaraan dengan mengubah jenis kelaminnya di atas kertas.

David menceritakan kepada CBC Kanada, telah menemukan celah dalam asuransi yang membuatnya dapat menghemat hingga 1.100 dolar Kanada (sekitar Rp 12,5 juta) per tahun.

Melansir dari Metro.co.uk, David yang baru saja membeli sebuah mobil Chevrolet Cruze baru ingin mencari asuransi kecelakaan penuh untuk kendaraannya.

Dia pun menghubungi sebuah perusahaan asuransi dan menanyakan besaran biaya yang harus ia bayarkan.

Baca juga: Penyebutan Desa Bernama Alat Kelamin Bikin Parlemen Ghana Riuh Rendah

Saat itu dirinya diberi tahu jika biaya asuransi penuh adalah sebesar 4.517 dolar Kanada (sekitar Rp 49 juta).

Namun saat David kembali bertanya berapa biaya yang harus dia bayarkan jika dia adalah seorang wanita, pihak asuransi menjawab 3.423 dolar Kanada (sekitar Rp 37 juta).

Di Kanada, pengemudi pria di bawah usia 25 tahun diwajibkan membayar lebih banyak untuk asuransi karena secara statistik dianggap lebih mungkin terlibat kecelakaan.

David melihat hal ini sebagai bentuk diskriminasi berbasis gender dan meminta perusahaan asuransinya untuk mengubah jenis kelaminnya pada dokumen menjadi wanita. Namun permintaannya ditolak.

Tidak menyerah, David memutuskan untuk mengubah jenis kelaminnya melalui jalur hukum.

Semula David mengira proses penggantian jenis kelamin itu akan rumit karena dirinya tidak benar-benar ingin mengubah jenis kelaminnya melalui operasi.

Namun setelah bertemu dengan dokter dirinya baru mengetahui jika dia hanya perlu membuat pernyataan bahwa dia ingin mengubah jenis kelaminnya.

Setelah melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan, David terkejut melihat semua proses berlangsung dengan cepat dan dia telah menerima akte kelahiran baru yang mendaftarkan jenis kelaminnya sebagai perempuan.

David bahkan telah membuat surat izin mengemudi baru dengan statusnya sebagai perempuan.

"Saya sedikit terkejut, tapi juga lega. Saya merasa seperti sudah mengalahkan sistem. Saya merasa menang," kata David.

Baca juga: Jerman Jadi Negara Eropa Pertama Akui Jenis Kelamin Ketiga

Setelah melalui seluruh proses "penggantian" jenis kelamin tersebut, David pun kembali mengurus asuransi kendaraannya.

Dia menghitung dirinya dapat berhemat hingga 90 dolar Kanada (sekitar Rp 1 juta) per bulan untuk asuransi kendaraannya.

"Saya telah berhasil memanfaatkan celah yang ada. Saya seorang pria, 100 persen. Tapi secara hukum, saya seorang wanita," kata David.


Close Ads X