Kompas.com - 10/08/2018, 17:40 WIB
Salinan lukisan potret Elizabeth Bathory, bangsawan Hungaria yang juga dikenal sebagai pembunuh lebih dari 300 orang. WIKIPEDIASalinan lukisan potret Elizabeth Bathory, bangsawan Hungaria yang juga dikenal sebagai pembunuh lebih dari 300 orang.

Salah satu yang menjadi perhatian di persidangan adalah terkait jumlah korban kekejaman Elizabeth Bathory. Ada saksi yang menyebut korban sekitar 30-an, ada pula yang menyebut jumlah 50-an atau lebih tinggi.

Yang paling mengejutkan adalah pengakuan saksi bernama Susannah yang menyebut ada sebuah buku milik Elizabeth Bathory yang berisikan daftar korban yang mencapai jumlah lebih dari 650 orang.

Namun keberadaan buku tersebut tidak bisa dibuktikan, meski ada 32 lembaran tertulis yang dibuat Bathory disimpan dalam arsip negara Hungaria di Budapest.

Pengadilan menetapkan jumlah resmi korban Bathory adalah 80 orang.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Hirohito, Kaisar Terlama di Jepang

Kematian Dalam Penjara

Setelah diputuskan bersalah sebagai pelaku pembunuhan ratusan orang, Elizabeth Bathory dipenjara di kastil Cachtice dan ditempatkan dalam sebuah ruangan tertutup tanpa jendela.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya ada sebuah lubang yang digunakan sebagai ventilasi dan tempat memasukkan makanan. Elizabeth hanya bertahan selama empat tahun di dalam penjara sebelum akhirnya ditemukan telah meninggal dunia pada Agustus 1614.

Menurut salah satu laporan menyebutkan jika malam sebelum kematiannya, Elizabeth mengeluhkan kedinginan, namun hal tersebut tidak diindahkan oleh penjaga hingga akhirnya dia ditemukan sudah tak bernyawa pada pagi harinya.

Jenazah Elizabeth dimakamkan di gereja di Cachtice pada 25 November 1614. Namun menurut pengakuan sumber dari warga, makamnya dipindahkan ke makam keluarga di Ecsed.

Saat ini, di mana lokasi makam Elizabeth tidak diketahui. Pihak gereja dan kastil Cachtice tidak memiliki petunjuk untuk lokasi yang mungkin menjadi persemayaman terakhir sang bangsawan pembunuh berantai.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Corazon Aquino, Menumbangkan Diktator Filipina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.