Cegah Kota Ghazni Direbut Taliban, AS Gelar Serangan Udara

Kompas.com - 10/08/2018, 16:12 WIB
Asap membubung dari arah kota Ghazni, Afghanistan usai serangan Taliban, Jumat (10/8/2018).AFPTV Asap membubung dari arah kota Ghazni, Afghanistan usai serangan Taliban, Jumat (10/8/2018).

KABUL, KOMPAS.com - Pasukan AS menggelar serangan udara, Jumat (10/8/2018), untuk menghadapi serangan Taliban di kota Ghazni, wilayah tenggara Afghanistan.

"Pasukan AS merespon dengan dukungan udara pagi ini di Ghazni," demikian akun Twitter resmi militer AS di Afghanistan.

"Pasukan Afghanistan berhasil mempertahankan posisi dan tetap mengendalikan pusat-pusat pemerintahan. Satu lagi kegagalan Taliban merebut wilayah," tambah AS.

Sejumlah pejabat mengatakan, pasukan khusus Afghanistan juga dikerahkan ke kota Ghazni setelah Taliban berusaha merebut kota tersebut.


Baca juga: Taliban Mengklaim Bertemu Pejabat AS Bahas Perdamaian

Ghazni, yang hanya berjarak dua jam perjalanan dari Kabul, telah lama berada di bawah ancaman serangan Taliban.

Seorang juru bicara militer AS di Afghanistan mengatakan, pertempuran sudah berhenti pada Jumat pagi, beberapa jam setelah Taliban menggelar serangan pada Kamis (9/8/2018) malam.

Meski demikian, suara tembakan sporadis masih terdengar dan para pejabat kota meminta warga agar tetap tinggal di dalam rumah karena masih ada anggota Taliban yang berkeliaran di jalanan.

Sebelumnya, sejumlah warga menggambarkan baku tembak terdengar sepanjang malam dan sebuah bangunan milik pemerintah terbakar.

"Kami mengkhawatirkan nyawa kami. Taliban berkeliaran di mana-mana di dalam kota ini," kata Mohammad Haleem seorang penjaga toko.

Warga lainnya bernama Yasan mengatakan, Taliban dengan menggunakan pelantang suara di masjid-masjid memperingatkan agar warga tetap tinggal di dalam rumah.

"Suara ledakan dan baku tembak bisa kami dengar. Kami amat takut," kata Yasan lewat akun Facebook-nya.

Sementara itu, Gubernur Ghazni Arif Noori mengatakan, rumah-rumah warga dan pos pemeriksaan militer menjadi sasaran serangan mortir.

Akibat baku tembak sepanjang malam itu, jenazah anggota Taliban banyak ditemukan bergelimpangan di jalanan kota.

Baca juga: Perwakilan AS Bertemu Taliban Bahas Perdamaian Afghanistan

Pasukan AS memastikan kota Ghazni masih di berada bawah kendali pemerintah Afghanistan.

Dikabarkan satu prajurit Afghanistan tewas dan tujuh lainnya terluka. Demikian pernyataan pemerintah provinsi Ghazni.

Sedangkan menurut juru bicara Presiden Ashraf Ghani, dalam pertempuran di Ghazni itu Taliban mengalami kerugian berat.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X