Kompas.com - 10/08/2018, 15:33 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan AFP/File PhotoPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan rakyatnya untuk tak menghiraukan segala kampanye yang bersifat negatif.

Pernyataan itu disampaikan ketika Erdogan berkunjung ke kampung halamannya di Provinsi Rize, dikutup Hurriyet Jumat (10/8/2018).

Dilaporkan AFP, mata uang Turki lira mengalami penurunan hingga lima persen dibanding mata uang Amerika Serikat (AS), dolar.

Baca juga: Presiden Erdogan Bekukan Aset Milik Dua Menteri Amerika Serikat

Dalam perdagangan Kamis (9/8/2018), lira berada di angka 5,85 per dollar AS. Sejak akhir 2017, lira menurun hingga 30 persen.

Penurunan lira terjadi sejak hubungan Turki dan AS renggang yang diakibatkan beberapa isu. Salah satunya adalah penahanan pendeta bernama Andrew Brunson.

Brunson ditangkap dengan tuduhan terlibat dalam kudeta terhadap Erdogan yang gagal dilakukan pada 2016.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Presiden AS Donald Trump mendesak Turki agar membebaskan Brunson, seraya mengancam bakal memberi sanksi jika Ankara tak melakukannya.

Selain itu, AS juga dibuat meradang dengan keinginan Turki membeli sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 dari Rusia.

Siutasi tersebut membuat Senat AS mengesahkan undang-undang berisi larangan menjual jet tempur generasi kelima F-35.

Erdogan yang berkuasa sejak 2003 itu berujar dengan kehendak Tuhan, dia bakal membawa kemakmuran bagi Turki yang berisi 81 provinsi.

"Agar Anda tahu, kita bakal meningkat dibanding kemarin, dan esoknya, kita bakal semakin berkembang dari hari ini," janji Erdogan.

"Jangan lupa, jika mereka (AS) punya dollar, maka Turki punya rakyat dan Tuhan. Saya meminta Anda tetap bersemangat dan bersabar," lanjutnya.

Erdogan juga berjanji untuk kembali membangun Rize setelah provinsi yang terletak di Laut Hitam tersebut dihantam banjir pekan lalu.

Banjir bandang tersebut dilaporkan menelan korban jiwa satu orang, dan membuat puluhan bangunan di sana mengalami kerusakan.

"Dengan kehendak Tuhan, kami akan mengenyahkan penderitaan karena bangsa maupun negara ini sangatlah kuat," pungkas Erdogan.

Baca juga: Erdogan: Keputusan Oezil Pensiun dari Timnas Jerman Patriotik



Sumber Hurriyet,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.