Uni Emirat Arab Hentikan Impor Unggas dari Malaysia

Kompas.com - 10/08/2018, 15:26 WIB
Ilustrasi peternakan ayam.Shutterstock Ilustrasi peternakan ayam.

ABU DHABI, KOMPAS.com - Pemerintah Uni Emirat Arab pada Kamis (9/8/2018) mengumumkan penghentian sementara impor semua spesies unggas hidup dari Malaysia Timur.

Pelarangan itu berlaku untuk semua spesies ayam hidup, burung hidup, burung hias, anak ayam, dan telur tetas.

Arabian Business mengabarkan, meski larangan impor unggas hidup diberlakukan, namun keran impor daging dan telur dari Malaysia masih terbuka.

Baca juga: Hongkong Stop Impor Telur dan Daging Ayam dari Malaysia

Asisten bidang diversitas makanan dari kementerian lingkungan UEA, Majid Sultan Al Qassimi, mengatakan telah mengambil sejumlah langkah untuk menangkal penyebaran virus, termasuk memastikan tingkat bio-security.

"Kami yakin upaya ini akan mengurangi dampak flu burung pada unggas dan keamanan unggas di UEA, selain untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Kementerian secara cermat akan meneliti setiap pengiriman produk makanan, sekaligus mendeteksi produk melalui sensor untuk menjamin kualitasnya sesuai dengan standar ketat UAE.

Sampel produk pangan impor kini sedang dipindahkan ke laboratorium untuk dilakukan penelitian.

The National mewartakan, UEA telah menerapkan pelarangan sementara terhadap unggas dan telur dari Rusia, Belanda, dan Arab Saudi, selama 12 bulan terakhir berdasarkan rekomendasi internasional.

Sebelumnya, pemerintah Hongkong juga memutuskan untuk menghentikan impor daging dan telur ayam dari negara bagian Sabah, Malaysia.

Baca juga: Korsel Tingkatkan Level Siaga Wabah Flu Burung

Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia pada Juni lalu menyatakan ada wabah virus flu burung di Sabah, Malaysia.

Pemerintah Malaysia menyatakan, virus tersebut telah membunuh 3.000 dari 28.000 ayam petelur di peternakan, di Kampung Kauluan, distrik Tuaran.

New Straits Times melaporkan, virus tersebut tidak menginfeksi pekerja di peternakan dan warga desa.

"Untuk sekarang, tidak ada seorang pun yang terinfeksi. Tapi tim kami akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan," kata Peter Lee, wakil direktur Departemen Kesehatan Hewan Sabah, pada Minggu lalu.


Terkini Lainnya

Bakal Jadi 'Park and Ride' untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Bakal Jadi "Park and Ride" untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Nasional
Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Internasional
Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Nasional
Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Nasional
Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Regional
Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Internasional
Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Nasional
Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Regional
Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Internasional
Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Memetik Pelajaran dari Pencurian Dana BOS di Mobil Kepala Sekolah di Bekasi...

Megapolitan
Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Romahurmuziy Diperiksa Perdana sebagai Tersangka di KPK

Nasional
Kegiatan Apel Kebangsaan di Semarang Dilaporkan ke Bawaslu

Kegiatan Apel Kebangsaan di Semarang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Tiba di Lombok, Presiden Jokowi Tinjau Rehabilitasi Pasca-gempa

Nasional

Close Ads X