Pilot Ryanair Mogok Massal di 5 Negara, 400 Penerbangan Dibatalkan

Kompas.com - 10/08/2018, 13:50 WIB
Pesawat Ryanair Shutterstock Pesawat Ryanair

DUBLIN, KOMPAS.com - Pilot maskapai Ryanair kompak mogok kerja di lima negara Eropa membuat terganggunya penerbangan di puncak musim liburan.

BBC mengabarkan pada Jumat (10/8/2018), aksi walk-out selama 24 jam terjadi di Jerman, Swedia, Irlandia, Belgia, dan Belanda.

Sebanyak 400 dari 2.400 penerbangan di Eropa terpaksa dibatalkan. Sekitar 55.000 penumpang akan terdampak dari aksi mogok kerja para pilot.

Baca juga: Mendarat Darurat, 33 Penumpang Ryanair Keluarkan Darah dari Telinga

Mogok kerja tersebut merupakan yang terbesar dari serangkaian aksi protes terkait upah dan kondisi lingkungan pekerjaan. Perusahaan mengklaim telah melakukan segala upaya untuk mengatasi perselisihan.

Diwartakan AFP, Jerman akan menjadi negara yang paling kena getahnya dengan batalnya 250 penerbangan di 10 bandara.

"Ryanair sendiri bertanggung jawab atas eskalasi yang kami hadapi sekarang," kata presiden asosiasi pilot Jerman atau Vereinigung Cockpit, Martin Locher.

Manajemen maskapai penerbangan berbiaya rendah yang berbasis di Irlandia ini pernah berhasil mencegah aksi mogok massal pilot sebelum Natal tahun lalu.

Perusahaan sepakat untuk menyetujui berdirinya serikat pekerja untuk pertama kalinya dalam 30 tahun sejarah berdirinya perusahaan.

Namun, masih terdapat protes sejak perundingan perjanjian kerja sama tersebut.

Sekitar 300 penerbangan Ryanair terpaksa dibatalkan pada Juni lalu akibat awak kabin di Belgia, Portugal, dan Spanyol mogok kerja selama 48 jam.

Baca juga: Kena Delay, Penumpang Ryanair Keluar Melalui Pintu Darurat Pesawat

Maskapai penerbangan dalam beberapa hari terakhir mengumumkan pembatalan 250 penerbangan dari dan menuju Jerman, 104 penerbangan dari dan menuju Belgia dan 42 lainnya di Swedia dan Irlandia.

Pada Kamis (9/8/2018) malam, pengadilan Belanda menolak kasus yang diajukan Ryanair untuk menghentikan aksi pilot di Belanda bergabung dengan aksi pemogokan.

Ryanair telah beroperasi ke 37 negara dan mengangkut 130 juta penumpang sepanjang tahun lalu.


Terkini Lainnya

Pengamat: Cawapres Bisa Berbagi Peran untuk Tingkatkan Elektabilitas

Pengamat: Cawapres Bisa Berbagi Peran untuk Tingkatkan Elektabilitas

Nasional
Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok

Anies: Pembangunan di Kepulauan Seribu Terseok-seok

Megapolitan
Ada 'Bekasi Night Carnival', Jalan di Sekitar Mal Summarecon Akan Dialihkan

Ada "Bekasi Night Carnival", Jalan di Sekitar Mal Summarecon Akan Dialihkan

Megapolitan
Cegah Longsor, Sultan Dorong Pembangunan Talud di Makam Raja Mataram Imogiri

Cegah Longsor, Sultan Dorong Pembangunan Talud di Makam Raja Mataram Imogiri

Regional
Hal yang Perlu Dilakukan bila Ketemu Sarang Tawon Vespa Affinis

Hal yang Perlu Dilakukan bila Ketemu Sarang Tawon Vespa Affinis

Megapolitan
Miliarder Michael Steinhardt Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Miliarder Michael Steinhardt Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Internasional
Selesai Diuji, LRT Jakarta Tunggu Sertifikat dari Kemenhub untuk Ajukan Izin Operasi

Selesai Diuji, LRT Jakarta Tunggu Sertifikat dari Kemenhub untuk Ajukan Izin Operasi

Megapolitan
Prabowo Singgung Tuduhan kepadanya, Mulai dari Radikal hingga Zionis

Prabowo Singgung Tuduhan kepadanya, Mulai dari Radikal hingga Zionis

Nasional
Hilang sejak Januari, Seorang Blogger Vietnam Ternyata Dipenjara di Hanoi

Hilang sejak Januari, Seorang Blogger Vietnam Ternyata Dipenjara di Hanoi

Internasional
KPU Batalkan Keikutsertaan Partai Berkarya di 2 Kabupaten, Ini Kata Priyo Budi

KPU Batalkan Keikutsertaan Partai Berkarya di 2 Kabupaten, Ini Kata Priyo Budi

Nasional
Tanya Alamat, Seorang Pria Ditodong Golok dan HP Dirampok Pedagang Asongan di Tanjung Duren

Tanya Alamat, Seorang Pria Ditodong Golok dan HP Dirampok Pedagang Asongan di Tanjung Duren

Megapolitan
Kisah Taufik, Bocah Disabilitas dari Lombok yang Jadi Pahlawan Warga Malaysia

Kisah Taufik, Bocah Disabilitas dari Lombok yang Jadi Pahlawan Warga Malaysia

Regional
7 Fakta Hasil Survei Litbang 'Kompas', Unggul di Wilayah Basis hingga Soal Militansi Pendukung

7 Fakta Hasil Survei Litbang "Kompas", Unggul di Wilayah Basis hingga Soal Militansi Pendukung

Regional
Tawon Vespa Affinis yang Tewaskan Warga Klaten Muncul di Jakarta, Ini Penjelasannya...

Tawon Vespa Affinis yang Tewaskan Warga Klaten Muncul di Jakarta, Ini Penjelasannya...

Megapolitan
Upaya RSJ dan KPU agar Pemilu bagi Pasien Gangguan Jiwa Bebas Intervensi

Upaya RSJ dan KPU agar Pemilu bagi Pasien Gangguan Jiwa Bebas Intervensi

Regional

Close Ads X