Buntut Krisis Diplomatik, Pasien Saudi di Kanada Dipindahkan ke AS

Kompas.com - 10/08/2018, 11:54 WIB
Ilustrasi pasienShutterstock Ilustrasi pasien

RIYADH, KOMPAS.com - Semua pasien dari Arab Saudi yang menjalani perawatan medis di Kanada telah dipindahkan ke Amerika Serikat.

Demikian pernyataan dari duta besar Arab Saudi untuk Kanada, Naif bin Bandar Al-Sudairi, seperti dilansir Arab News, Kamis (9/8/2018).

Berbicara dari Riyadh, Sudairi mengatakan kedutaan besar Saudi memberikan semua bantuan kepada warganya, dan akan mengambil sejumlah langkah penting yang diperlukan untuk melindungi kepentingan mereka.

Atase kesehatan Saudi di AS dan Kanada, Fahd bin Ibrahim Al Tamimi, menyatakan pemindahan para pasien itu guna memastikan keamanan mereka.

Baca juga: Hubungan Memanas, Saudi Larang Warganya Berobat ke Kanada

"Ini untuk menjamin keamanan pasien dari Saudi yang menjalani perawatan di Kanada bersama dengan kerabat mereka, dan untuk memenuhi kebutuhan perawatan mereka di tempat lain," katanya.

Seperti diketahui, krisis diplomatik antara Saudi dan Kanada makin memanas sejak Senin lalu.

Selain memindahkan semua pasien, Saudi juga menarik duta besarnya di Kanada dan mengusir dubes Kanada, kemudian membekukan semua kerja sama perdagangan dan investasi.

Negeri pimpinan Raja Salman itu juga merelokasi ribuan mahasiswa Saudi yang menempuh pendidikan di Kanada.

Tak hanya sampai di situ, maskapai milik negara, Saudia, juga menangguhkan penerbangan langsung ke Toronto.

Perseteruan ini berawal ketika Kanada menyerukan pembebasan segera kepada para aktivis, termasuk aktivis kesetaraan gender peraih penghargaan internasional, Samar Badawi.

Penangkapan tersebut terjadi setelah belasan aktivis perempuan Saudi ditahan atas tuduhan membahayakan keamanan nasional.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menolak untuk minta maaf. Sementara, pemerintah Saudi sedang mempertimbangkan langkah "hukuman" lebih lanjut kepada Kanada.

Baca juga: Terkait Saudi, Kanada Diam-diam Minta Bantuan Jerman dan Swedia

Namun, pemerintah Kanada dikabarkan diam-diam meminta bantuan Jerman dan Swedia untuk menyelesaikan perselisihan dengan kerajaan Arab Saudi.

Sebelumnya, Jerman dan Swedia juga pernah menjadi sasaran kemarahan Saudi karena mengkritik pelanggaran hak asasi manusia di negara Timur Tengah itu.

Kanada telah mengecewakan negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat, yang merupakan sekutu kunci Saudi.

"Keduanya membutuhkan solusi diplomatik. Kami tidak bisa melakukannya untuk mereka. Mereka harus menyelesaikannya bersama-sama," ujar juru bicara Kemenlu AS Heather Nauert.


Terkini Lainnya

Upaya RSJ dan KPU agar Pemilu bagi Pasien Gangguan Jiwa Bebas Intervensi

Upaya RSJ dan KPU agar Pemilu bagi Pasien Gangguan Jiwa Bebas Intervensi

Regional
Antisipasi Banjir di Bantul, Sri Sultan HB X Wacanakan Bangun Embung

Antisipasi Banjir di Bantul, Sri Sultan HB X Wacanakan Bangun Embung

Regional
MK Segera Gelar Uji Materi soal Surat Suara untuk Pemilih Pindah TPS

MK Segera Gelar Uji Materi soal Surat Suara untuk Pemilih Pindah TPS

Nasional
Mengaku Punya Penyakit, Romahurmuziy Minta Berobat di Luar KPK

Mengaku Punya Penyakit, Romahurmuziy Minta Berobat di Luar KPK

Nasional
Bakal Jadi 'Park and Ride' untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Bakal Jadi "Park and Ride" untuk Stasiun MRT, Begini Kondisi Lahan Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Wiranto: Pemilu 2019 Ajang Memilih Pemimpin, Bukan Mengadu Pemimpin

Nasional
Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Polisi Korsel Tahan 2 Pria dalam Kasus Kamera Tersembunyi di Hotel

Internasional
Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Romahurmuziy Minta Kasus yang Menjeratnya Tak Dikaitkan dengan PPP

Nasional
Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Menginap di Tahanan, Romahurmuziy Habiskan Waktu dengan Baca Buku

Nasional
Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Petugas Lapas Banceuy Pergoki Napinya Ambil Narkotika di WC

Regional
Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Pemerintah Venezuela Tahan Kepala Staf Oposisi Atas Tuduhan Terorisme

Internasional
Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Pemilu Kurang dari Sebulan, KPU Jaktim Masih Tunggu Surat Suara DPD

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Dilaporkan ke Bawaslu karena Disebut Biarkan Hoaks, Ini Penjelasan Ma'ruf Amin

Nasional
Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Wali Kota Semarang Janji Bantu Perbaiki Rumah Abu di Kelenteng Tay Kak Sie yang Terbakar

Regional
Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Azan Pun Berkumandang di Seluruh Selandia Baru

Internasional

Close Ads X