Akibat Suara Napasnya Terlalu Keras, Bocah Difabel Diusir dari Bioskop - Kompas.com

Akibat Suara Napasnya Terlalu Keras, Bocah Difabel Diusir dari Bioskop

Kompas.com - 10/08/2018, 11:06 WIB
Ilustrasi bioskop.Thinkstock Ilustrasi bioskop.

BARBOURSVILLE, KOMPAS.com - Seorang bocah perempuan berkebutuhan khusus dan keluarganya diusir dari sebuah bioskop di West Virginia, Amerika Serikat, karena penonton mengeluhkan suara napas yang terlalu keras.

Newsweek mengabarkan pada Kamis (9/8/2018), Shannon Davis dan istrinya, Gina, diminta untuk keluar dari Cinemark Mall Huntington di Barbousville, West Virginia, ketika menonton film Jurassic World: Fallen Kingdom pada Sabtu (4/8/2018).

Pasangan tersebut mengadopsi empat anak, termasuk gadis berusia 12 tahun bernama Charlie, yang berkebutuhan khusus.

Baca juga: Terjebak Dua Hari di Mobil Terbalik, Pria Ini Ditemukan Selamat

Saat menonton film di bioskop, keluarga tersebut duduk di bagian khusus kursi roda, dan seorang pria duduk di depan mereka.

"Dia tidak bisa berbicara sehingga dia tidak bisa bersuara atau berteriak, namun dia bernapas dengan cepat," kata Shannon.

"Charlie sangat senang melakukan hal yang disukainya," ucapnya.

Pria tersebut dilaporkan mengeluhkan kepada staf bioskop mengenai Charlie yang bernapas terlalu keras sehingga menimbulkan suara berisik.

Shannon dan Gina mengatakan, staf berbicara kepada meminta setelah film diputar sekitar 30 menit. Kemudian, mereka dipersilakan untuk keluar dari bioskop.

"Dia bilang suara napasnya terlalu keras bagi semua penonton, dan saya merasa kami harus pergi. Itu membuat saya kecewa," ujar Shannon.

Dalam sebuah unggahan di Facebook, Gina mengeluarkan semua amarahnya mengenai insiden tersebut.

Baca juga: Orangtua Melania Trump Disumpah Jadi Warga Negara AS

Dia mempertanyakan mengapa pria yang mengeluh tidak diminta untuk pindah kursi.

Juru bicara Cinemark menyatakan, manajer telah menawarkan pemutaran film secara pribadi kepada mereka. Namun, keluarga Davis tidak tertarik dengan tawaran tersebut.

"Manajer juga menawarkan penggantian uang pembelian tiket secara penuh, namun mereka menolak dan memilih untuk meninggalkan bioskop," demikian pernyataan dari perusahaan Cinemark.


Close Ads X