Banjir di Perancis Menyapu Area Perkemahan, 1 Orang Dilaporkan Hilang - Kompas.com

Banjir di Perancis Menyapu Area Perkemahan, 1 Orang Dilaporkan Hilang

Kompas.com - 10/08/2018, 09:05 WIB
Tim penyelamat berdiri di tenda yang rusak di area perkemahan yang tersapu banjir pada Kamis (9/8/2018) di Saint-Julien-de-Peyrolas, Prancis selatan. (AFP/Boris Horvat) Tim penyelamat berdiri di tenda yang rusak di area perkemahan yang tersapu banjir pada Kamis (9/8/2018) di Saint-Julien-de-Peyrolas, Prancis selatan. (AFP/Boris Horvat)

MARSEILLE, KOMPAS.com - Banjir menyapu dan merendam sejumlah wilayah di Perancis selatan, Kamis (9/8/2018), termasuk area perkemahan.

BBC mengabarkan, wilayah yang terdampak parah antara lain Gard, Ardeche, dan Drome.

Sebanyak 1.600 orang, kebanyakan merupakan pengunjung yang berkemah, terpaksa dievakuasi, termasuk 119 anak-anak di kemah musim panas di Saint-Julien-de-Peyroles, Gard.

Sementara, seorang pria berusia 75 tahun asal Jerman dilaporkan menghilang. Pria itu adalah pengawas anak-anak yang ikut dalam kemah musim panas.


Baca juga: 11 Orang Tewas dan 120.000 Lainnya Mengungsi akibat Banjir di Myanmar

Beberapa orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka ringan.

Lebih dari 400 petugas pemadam kebakaran dan polisi serta empat helikopter diterjunkan untuk menangani situasi.

Banjir terjadi setelah wilayah Perancis bagian selatan mengalami cuaca panas yang tidak biasanya.

Diwartakan AFP, pria tua yang dilaporkan hilang sempat terjebak oleh aliran sungai berlumpur yang deras dan cepat akibat sungai Ardeche meluap.

Kemudian dia mencari perlindungan di dalam karavannya, namun kendaraan itu justru hanyut terseret banjir.

Operasi pencarian terhadap pria tersebut terus dilakukan oleh penyelam dari tim penyelamat.

Salah satu pengunjung yang berkemah, Rachel Buchanan asal Inggris, mengungkapkan insiden ketika sungai Ardeche meluap.

Baca juga: Pasca-banjir, Otoritas Jepang Berjuang Pulihkan Pasokan Air Bersih

"Kami tahu sebentar lagi ada badai dan tidak yakin akan ganas seperti badai semalam," katanya.

"Level dan kecepatan arus sungai hari ini sangat luar biasa. Kami terbangun dengan ketinggian air sekitar 30 cm," imbuhnya.

Beberapa wilayah di Perancis tengah dan tenggara juga sudah diperingatkan kemungkinan terjadinya banjir. 



Close Ads X