Ketika Tentara Soviet Nyaris "Berperang" dengan Kru Film AS - Kompas.com

Ketika Tentara Soviet Nyaris "Berperang" dengan Kru Film AS

Kompas.com - 09/08/2018, 19:32 WIB
Dalam foto yang diambil Agustus 1968, sebuah tank melintas di jalanan Prague, Czechoslovakia, selama terjadinya bentrokan antara pergerakan Prague Spring dengan pasukan Pakta Warsawa.AFP/Handout Dalam foto yang diambil Agustus 1968, sebuah tank melintas di jalanan Prague, Czechoslovakia, selama terjadinya bentrokan antara pergerakan Prague Spring dengan pasukan Pakta Warsawa.

DAVLE, KOMPAS.com - Warga di Davle, Republik Ceko, bercerita tentara Uni Soviet nyaris menyerang kru film Amerika Serikat ( AS) karena dikira pasukan Nazi Jerman.

Kvetoslava Dufkova, warga lokal di Davle yang terletak di selatan Praha, bercerita dia mendengar bunyi deru tank pada 21 Agustus 1968.

Dufkova yang kala itu masih berusia 14 tahun bersama warga Davle lainnya menjadi figuran di film perang The Bridge at Remagen.

Baca juga: Kisah Perang: Saat Uni Soviet Mencuri Jet Tempur AS di Perang Korea

Dilansir AFP Kamis (9/8/2018), film itu bercerita perjuangan pasukan AS mempertahankan jembatan di Sungai Rhine pada Maret 1945.

Dia mengutarakan, prajurit Soviet memasuki pusat Davle, dan terkejut ketika melihat ada pasukan, dan mengira mereka adalah serdadu Nazi.

"Pasukan yang ada di garis depan sempat mengambil sikap siaga setelah melihat 'pasukan' itu. Mereka bernegosiasi beberapa jam," kenang Dufkova.

Pada akhirnya, pasukan Soviet membiarkan syuting tetap berjalan dan mengaku mengira para figuran sebagai pasukan asli.

Film besutan John Guillermin dengan bintang George Segal dan Robert Vaughn itu memulai proses syuting di Davle sejak Maret 1968.

Guillermin memilih Davle karena jembatan yang ada di sana mirip dengan jembatan Remagen, kota di kawasan barat Jerman.

"Di sekitar rumah kami terdapat boneka jenazah tentara yang disebar oleh si sutradara," kata warga lokal lainnya, Antonin Dvorak.

Produksi film tersebut terjadi di tengah merebaknya Prague Spring ketika masih bernama Czechoslovakia, pada 5 Januari sampai 21 Agustus 1968.

Ketika itu, Soviet dan empat negara Pakta Warsawa lainnya menyerbu Praha, dan menewaskan lebih dari 100 orang.

Syuting sempat terganggu ketika ada yang mengatakan bahwa Davle diserbu oleh pasukan AS sehingga harus dibebaskan Soviet.

Para kru melarikan diri dengan menumpang taksi dan meninggalkan properti film seperti tank Tiger maupun Sherman.

Mereka baru diperbolehkan kembali melakukan syuting pada musim gugur 1968. Adapun proses syuting lainnya dilakukan di Jerman Barat dan Italia. Film itu ditayangkan pada 1969.

Baca juga: Kisah Perang: Prajurit Jerman Ini Sendirian Hadapi Pasukan Uni Soviet


Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X