Beri Makan Beruang Liar, Seorang Pria di Colorado Didenda Rp 14 Juta

Kompas.com - 09/08/2018, 16:14 WIB
Induk beruang bersama dua anaknya memakan makanan yang ditinggalkan seorang warga di halaman belakang rumahnya. THE DURANGO HERALD / BEAR SMART DURANGOInduk beruang bersama dua anaknya memakan makanan yang ditinggalkan seorang warga di halaman belakang rumahnya.

DURANGO, KOMPAS.com - Seorang pria warga negara bagian Colorado, Amerika Serikat dijatuhi hukuman denda sebesar 1.000 dolar AS (sekitar Rp 14 juta), setelah tindakannya memberikan makanan kepada beruang liar.

Diberitakan harian lokal, The Durango Herald, tindakan tersebut bukan kali pertama dilakukan pria tersebut.

Sebelumnya pada 2010 dan 2012, pria yang sama juga telah didenda dan diberi peringatan atas tindakannya yang dengan sengaja memberi makan kepada beruang liar.

Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkan kepada Departemen Alam Liar dan Pertamanan Colorado.


Baca juga: Serang Kru Kapal Pesiar, Seekor Beruang Kutub Mati Ditembak

Warga juga mengambil foto saat beruang sedang makan di halaman belakang rumah warga sebagai bukti.

"Saya tidak habis pikir kenapa ada orang yang melakukan hal itu (memberi makan beruang liar)," kata Matt Thorpe, Manajer Departemen Alam Liar dan Pertamanan Colorado.

"Tindakan egois itu tidak hanya membahayakan banyak orang di lingkungan sekitar, tetapi juga bisa membahayakan beruang itu," tambahnya.

Di Colorado, secara sengaja memberi makan kepada beruang liar dianggap sebagai tindakan yang dilarang dan melanggar hukum.

Pelanggaran pertama, pelaku akan didenda sebesar 100 dolar (sekitar Rp 1,4 juta), kemudian pelanggaran kedua disanksi denda 500 dolar (sekitar Rp 7 juta).

Ditambahkan Thorpe, sangat jarang ada warga yang secara sengaja memberi makan pada hewan liar karena menyadari bahaya tindakan tersebut.

Saat pihaknya menemukan ada sampah atau sisa makanan yang berpeluang menarik hewan liar, dia akan memperingatkan warga dan mereka langsung memperbaikinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X