Kompas.com - 09/08/2018, 12:47 WIB

Termasuk di dalamnya adalah ibu berusia 23 tahun Rnas Khammash, dan putrinya yang baru berumur 18 bulan, Bayan.

Kementerian Kesehatan Gaza menuturkan, mereka terbunuh dalam serangan udara di kawasan Jafarawi. Khammash juga dilaporkan tengah hamil.

Selain Khammash dan Bayan, satu korban tewas berasal dari milisi Hamas. Kemudian dilaporkan 12 orang lainnya mengalami luka-luka.

Ini merupakan aksi saling serang yang dilakukan Israel-Hamas sejak Juli lalu, dan memunculkan ketakutan akan perang keempat sejak 2008.

Situasi di Gaza mengundang Utusan PBB untuk Timur Tengah, Nickolay Mladenov, angkat bicara dengan meminta kedua pihak berhenti berseteru.

"Jika eskalasi ini tidak segera berhenti. Saya takut situasinya bakal menjadi lebih mengerikan sehingga merugikan banyak orang," tutur Mladenov.

Baca juga: Israel Blokir Pasokan BBM dan Gas ke Jalur Gaza

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.