Kompas.com - 09/08/2018, 11:05 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan istrinya, Ri Sol Ju, tersenyum lebar ketika mengunjungi pabrik pengolahan ikan Kumsanpho di provinsi Hwanghae Selatan.

Dengan mengenakan kaus putih, celana abu-abu, dan memakai topi jerami, Kim Jong Un berjalan girang sambil menjelajahi pabrik. Sementara Ri Sol Ju yang berjalan di sampingnya, terlihat membawa jas sang suami.

Dalam foto yang dirilis, tampak tumpukan tinggi berbagai kaleng produk di pabrik pengolahan ikan tersebut. Tampilan bungkusnya pun menyerupai merek buatan Barat.

Baca juga: Lampaui Target Produksi, Kim Jong Un Puji Pengelola Peternakan Lele

Meskipun berada di pabrik pengolahan ikan, tampak beberapa barang memiliki kemiripan penampilan dengan merek seperti Coca Cola dan Nutella.

Menurut media Pemerintah Korea Utara, KCNA, ada 30 produk percobaan dengan perbedaan tingkat pedas asin dan pedas seperti udang kecil, belut pasir, ikan teri dan kerang, yang dipamerkan kepada Kim Jong Un.

Kim Jong Un ketika berkunjung ke pabrik di provinsi Hwanghae Selatan. (KCNA/AFP)
Kim Jong Un ketika berkunjung ke pabrik di provinsi Hwanghae Selatan. (KCNA/AFP)
Kim Jong Un dilaporkan berbicara mengenai pentingnya karyawan mematuhi aturan kebersihan pabrik.

Pabrik pengolahan ikan yang dipenuhi berbagai produk itu kontras dengan laporan tentang hampir setengah warga Korea Utara mengalami kelaparan.

Tahun lalu, laporan dari PBB menemukan rata-rata warga Korea Utara kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kim Jong Un dikabarkan mengunjungi sebuah peternakan ikan lele Samchon di provinsi Hwanghae Selatan.

Dia diklaim amat puas dengan kinerja peternakan lele yang melampaui target produksi sebanyak 3.000 ton ikan lele per tahun.

Baca juga: Korut Yakin Pertemuan Trump-Kim Jong Un Jilid 2 Bakal Terjadi

Profesor Yang Moo-jin dari University of North Korean Studies mengatakan, Kim mengirim sinyal mengenai Korea Utara yang fokus terhadap ekonomi, setelah pertemuan bersejarah dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Dia memproyeksikan gambaran pemimpin yang perhatian terhadap penghidupan rakyatnya," ucapnya.

"Dan kepada dunia luar, dia mengirim sinyal tentang keseriusannya memenuhi janji denuklirisasi," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.