Kompas.com - 08/08/2018, 15:03 WIB

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Sebanyak 14.000 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran hutan terbesar sepanjang sejarah negara bagian California. Dari jumlah itu, sekitar 2.000 anggota merupakan tahanan.

Diwartakan Daily Mail, Selasa (7/8/2018), para narapidana mendapat upah 1 dollar AS per jam atau sekitar Rp 14.400 per jam. 

Porsi tahanan dalam regu pemadam kebakaran menyumbang 14 persen dari seluruh petugas yang diterjunkan di seluruh California.

"Para tahanan pemadam kebakaran bekerja dalam tim yang terdiri dari 12 orang," kata juru bicara Departemen Pemasyarakatan dan Rehabilitasi California, Bill Sessa.

Baca juga: Begini Penampakan Kebakaran Hebat di California Dilihat dari Angkasa

Mereka mendapat tugas khusus menghentikan penyebaran api atau mengubah arah api yang menjalar di dalam hutan.

"Itu berarti narapidana kami mendaki dengan membawa peralatan seberat 27 kg di punggung mereka," ucapnya.

"Dalam situasi kebakaran seperti yang sekarang kita saksikan di California, petugas pemadam kebakaran dan semua yang terlibat bekerja 24 jam penuh," imbuhnya.

Seluruh petugas akan bekerja selama 24 jam penuh, sebelum diganti oleh kru lainnya untuk beristirahat selama 24 jam, dan begitu seterusnya.

Program pemadam kebakaran yang melibatkan narapidana mulai dilakukan sejak Perang Dunia II, ketika CalFire kekurangan tenaga kerja.

Sebagian besar dari mereka melakukan pekerjaan kasar untuk membuat garis penahanan api dengan kapak, sekop, dan gergaji. Kini, tahanan mendapat upah pokok 2 dollar AS (Rp 28.800) per hari, ditambah 1 dollar AS per hari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.