Kompas.com - 07/08/2018, 06:42 WIB

KOMPAS.com - Melalui aplikasi Nukemap, Kompas.com mencoba melakukan simulasi terhadap bom nuklir terbesar milik Amerika Serikat, B-83, jika dijatuhkan di kawasan Monumen Nasional. Lalu, bagaimana hasilnya?

Kemudian, bukan lagi "Made in China", melainkan era baru "Made in Vietnam". Negara yang dulu dilanda perang, saat ini berhasil memposisikan diri sebagai pusat manufaktur penting di dunia.

Kedua berita tersebut masuk dalam barisan berita populer kanal internasional sepanjang Senin (6/8/2018) hingga Selasa (7/8/2018) pagi.

Berikut rangkuman berita seputar perkembangan dunia yang dapat mengisi pagi Anda.

1. Seperti Apa Dampak Bom Nuklir jika Dijatuhkan di Jakarta?

Kompas.com mencoba menggunakan B-83, yang menurut aplikasi Nukemap merupakan bom nuklir terbesar milik AS saat dengan kekuatan 1,2 megaton atau 1.200 kiloton.

Jika bom raksasa ini dijatuhkan tepat di kawasan Monumen Nasional maka korban tewas diperkirakan mencapai 2.338.520 jiwa.

Sementara korban luka diperkirakan tidak kurang dari 4,5 juta jiwa. Dan, warga di sekitar Monas, Kebon Sirih, Tugu Tani menjadi yang paling terdampak.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. "Made in Vietnam", Istilah Global yang Baru

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.