Kompas.com - 06/08/2018, 21:15 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pengadilan Irak pada Senin (6/8/2018) menjatuhi hukuman penjara seumur hidup bagi seorang pria Perancis dan perempuan asal Jerman karena bergabung dengan Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Lahcen Gueboudj (58) dan perempuan Jerman yang disebut sebagai Nadia, divonis hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan secara terpisah. Sementara, seorang warga Irak dihukum mati.

Sejauh ini, lebih dari 300 orang termasuk 100 warga asing yang dijatuhi hukuman mati, dan 100 lainnya dibui selamanya karena terkait ISIS.

Ibu Nadia diganjar hukuman mati pada Januari lalu, setelah menjadi anggota ISIS. Kemudian, pengadilan mengubah keputusannya. Nadia dan ibunya ditangkap pada Juli 2017, di Mosul, bekas wilayah kekuasaan ISIS.

Baca juga: ISIS Bunuh Sandera dari Kelompok Minoritas yang Diculik di Suriah

Namun, perempuan tersebut mengaku sedang dalam perjalanan dari Suriah ke Irak untuk melarikan diri dari ISIS.

Berbicara dalam bahasa Jerman dan beberapa kata bahasa Arab, dia menyatakan kepergiannya ke Suriah dari Turki bersama ibunya, putrinya bernama Yamana, dan adiknya yang terbunuh dalam serangan bom.

Pengacara Nadia menekankan, kliennya masih di bawah umur ketika menikah dengan seorang anggota ISIS di Suriah.

"Itu bukan keputusan yang diambil oleh orang dewasa dengan hari nurani seutuhnya," katanya, seperti dikutip dari AFP.

Sementara, terdakwa dari Perancis, Gueboudj, menyangkal pernyataan sebelumnya mengenai pengakuan janji setia kepada ISIS.

"Saya menandatangani pengakuan dalam bahasa Arab tanpa mengetahui apa yang tertulis," ucapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.