Skandal 1MDB: Indonesia Serahkan Yacht Mewah, Mahathir Berterima Kasih

Kompas.com - 06/08/2018, 19:23 WIB
Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka) Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kapal pesiar atau yacht mewah terkait dengan skandal korupsi di perusahaan 1MDB yang melibatkan mantan Perdana Menteri Najib Razak sedang dalam perjalanan dari Indonesia menuju Malaysia.

Diwartakan New Straits Times pada Senin (6/8/2018), kapal pesiar bernama Equanimity dikawal oleh polisi Malaysia dan tiga kapal patroli polisi laut.

Kapal diperkirakan akan berlabuh di Port Klang pada Selasa (7/8/2018) pukul 15.00 waktu setempat.

Pemerintah Indonesia menyerahkan kapal pesiar ke pihak berwenang Malaysia, menyusul permintaan Perdana Menteri Mahathir Mohamad selama berkunjung ke Jakarta pada Juni lalu.

Baca juga: Skandal 1MDB: Indonesia Akan Kembalikan Kapal Pesiar Mewah ke Malaysia

Melalui pernyataannya di Facebook, Mahathir menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan pihak berwenang dari Indonesia yang bersedia menyerahkan kapal.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas kerja sama erat dengan Malaysia dan untuk menyelesaikan salah satu masalah kami," katanya.

"Kami yakin kapal ini dimiliki oleh Malaysia karena dibeli dengan menggunakan uang negara yang dicuri," imbuhnya.

Mahathir menambahkan, siapa saja yang mengklaim kapal tersebut berhak menyodorkan bukti.

"Kami ingin tahu bagaimana mereka mendapat banyak uang untuk membeli kapal yang mahal," ucapnya melalui video di Facebook.

Namun, jika pemilik dapat membuktikan kapal dibeli dengan uang pribadi, maka pemerintah Malaysia akan mengemballkan kapal pesiar ke pemilik yang sah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X