Kisah Korban dan Saksi Selamat Ketika "Little Boy" Hantam Hiroshima

Kompas.com - 06/08/2018, 15:58 WIB
Taman Bom Atom Hiroshima KOMPAS/KARTONO RYADITaman Bom Atom Hiroshima

KOMPAS.com - Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom nuklir pertama sepanjang sejarah ke Kota Hisorhima, Jepang.

Proyek Manhattan yang telah dikembangkan oleh Sekutu telah melahirkan alat pemusnah massal yang akhirnya bisa memusnahkan Hiroshima.

Sebagai alat pemusnah, "Little Boy", sebutan bom itu, bisa menghasilkan 13 kiloton TNT. Peristiwa ini menewaskan lebih dari 100.000 orang dan bangunan luluh lantak.

Namun, ada kisah dari mereka yang selamat dari peristiwa ini.


Harian Kompas, 26 November 1965, memberitakan, salah seorang yang selamat dalam peristiwa bom Hiroshima adalah Tsuyoshi Yamaguchi.

Yamaguchi yang pada tahun 1965 berusia 45 tahun, merupakan seorang insinyur perkapalan. Pada 6 Agustus 1945, atau hari di mana peristiwa bom Hiroshima terjadi, Yamaguchi telah berada di Hiroshima selama tiga bulan untuk tugas dari perusahaan perkapalan.

Hari itu merupakan hari terakhirnya bertugas karena keesokan harinya akan bertolak ke Nagasaki.

Baca juga: Seperti Apa Dampak Bom Nuklir jika Dijatuhkan di Jakarta?

Sebagai orang yang bekerja di industri perkapalan, Yamaguchi bertugas mengembangkan sebuah kapal pengangkut baru bagi angkatan laut Jepang.

Pada pukul 08.15 pagi, dia keluar dari sebuah trem dekat galangan ketika Little Boy dijatuhkan oleh pesawat pengebom Amerika.

Letak trem berada sekitar 1 mil dari jatuhnya nuklir tersebut.

Yamaguchi tersadar ketika tubuhya sudah terlempar kira-kira 30 meter dari trem dan merasakan badan sebelah kirinya terbakar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X