Laporan Rahasia PBB Sebut Korut Tetap Lanjutkan Program Nuklirnya

Kompas.com - 04/08/2018, 12:48 WIB
Foto ini diambil pada Rabu (9/5/2018 dan dirilis oleh kantor berita resmi Korea Utara KCNA pada Kamis (10/5/2018). Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kiri) berjabat tangan markas Partai Buruh Korea Utara, di Pyongyang. Foto ini diambil pada Rabu (9/5/2018 dan dirilis oleh kantor berita resmi Korea Utara KCNA pada Kamis (10/5/2018). Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kiri) berjabat tangan markas Partai Buruh Korea Utara, di Pyongyang.
|

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah laporan rahasia PBB menyebut Korea Utara masih melanjutkan program nuklir dan misil balistiknya yang merupakan pelanggaran terhadap sanksi internasional.

Laporan yang diperoleh CNN pada Jumat (3/8/2018) dari seorang sumber PBB itu, disiapkan para pakar independen yang menyerahkan temuan mereka setiap enam bukan kepada Komite Sanksi Korea Utara PBB.

Laporan itu juga menyebut, Korea Utara juga melanggar sanksi PBB  itu lewat para diplomat dan perwakilannya di luar negeri untuk terus menjual persenjataan konvensional.

Baca juga: Menlu AS: Korea Utara Masih Produksi Bahan Bakar Nuklir

Laporan PBB ini seakan menegaskan laporan harian The Washington Post awal pekan ini yang mempublikasikan sejumlah informasi penting termasuk citra satelit yang mengindikasikan Korut tengah membangun misil baru.

Laporan PBB itu juga muncul di saat Menlu AS Mike Pompeo sedang berada di Singapura untuk bertemu dengan para menlu ASEAN.

Di Singapura, Pompeo menegaskan, pemerintah AS akan terus menekan Pyongyang yang belum melakukan tindakan nyata melucuti persenjataan nuklirnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya juga menekankan pentingnya menjaga tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Korea Utara untuk mencapai denuklirisasi yang sudah disetujui Ketua Kim," ujar Pompeo.

Selain itu, Pompeo yang menegaskan, pemerintah AS juga menyerukan penghentian pemindahan ilegal bahan bakar antar-kapal untuk Korea Utara.

Pompeo juga memperingatkan Rusia dan menuduh negara itu membantu Pyongyang untuk menghindari berbagai resolusi DK PBB.

"Kami sudah mendapatkan laporan bahwa Rusia mengizinkan kerja sama perusahaan Korea Utara dan memberikan izin masuk untuk pekerja asal Korea Utara," Pompeo melanjutkan.

Baca juga: Trump Sebut Tak Ada Batasan Waktu untuk Denuklirisasi Korea Utara

"Ini adalah masalah serius dan kami akan mendiskusikannya dengan Moskwa," tambah dia.

Pada Jumat (3/8/2018), Kementerian Keuangan AS mengunumkan sanksi terhadap sebuah bank asal Rusia karena membantu sebuah transaksi bank asal Korea Utara.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X