BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China mengusulkan kepada negara-negara Asia Tenggara untuk menggelar latihan militer bersama di wilayah Laut China Selatan.
Para menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN telah bertemu dengan utusan China di Singapura, Kamis (2/8/2018), untuk membahas kode etik yang mengatur perilaku di wilayah perairan strategis itu.
Dalam salah satu usulannya, Beijing mengajak pada 10 negara anggota ASEAN untuk menggelar latihan militer bersama secara rutin.
Namun China ingin latihan militer bersama itu tidak melibatkan negara lain di luar wilayah Asia Tenggara.
"Kecuali pihak-pihak terkait telah diberitahu sebelumnya dan menyatakan tidak keberatan," tulis rancangan oleh Beijing tersebut dikutip AFP.
Baca juga: China Ikuti Latihan Militer Gabungan Bersama 26 Negara di Australia
Pakar menilai usulan untuk tidak melibatkan negara luar tersebut ditujukan kepada AS, yang telah mendominasi pengaruh di wilayah perairan Pasifik Barat dan Laut China Selatan.
"Dengan mengusulkan latihan militer bersama, China berusaha menunjukkan kepada dunia bahwa ASEAN dan China dapat bekerja sama dengan baik."
"Sehingga tidak perlu ada keterlibatan eksternal untuk masalah Laut China Selatan," kata Hoang Thi Ha, dari Pusat Studi ASEAN, ISEAS-Yusof Ishak Institute di Singapura.
Selain mengusulkan untuk latihan militer bersama, Beijing juga ingin agar China dan ASEAN dapat menjalin kerja sama dalam eksplorasi minyak dan gas di wilayah perairan yang disengketakan.
Namun sekali lagi ditegaskan China, tanpa melibatkan perusahaan-perusahaan di luar negara-negara Asia Tenggara.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.