Cekcok dengan Tetangga, Seorang Pria Kibarkan Bendera Nazi

Kompas.com - 03/08/2018, 17:25 WIB
Swastika (simbol Nazi) WikipediaSwastika (simbol Nazi)

NEW YORK, KOMPAS.com - Berselisih dengan tetangga hingga peralatannya diretas, seorang pria di New York, Amerika Serikat (AS) memilih mengibarkan bendera Nazi.

New York Post melaporkan Jumat (3/8/2018), sekitar 450 orang menandatangani petisi di Change.org setelah melihat bendera itu di Rute 11 antara Preble dan Tully.

Dalam petisinya, mereka meminta pemerintah kota Preble untuk menurunkan bendera dengan lambang swastika dengan dasar merah dan putih itu.

Baca juga: Kedubes Polandia di Israel Dicoreti Simbol Swastika

" Bendera yang dikibarkan juga punya salib di ujung kiri, dan merupakan satu dari tujuh variasi Reichskriegsflagge," demikian bunyi petisi itu.

Supervisor Preble, Jim Doring, mengatakan dia sudah mengetahuinya. Bahkan, dia telah mengunjungi orang yang mengibarkannya, Jody Fish.

Kepada Doring, Fish menuturkan bahwa dia bukanlah Nazi. Dia mengibarkan bendera itu karena sedang cekcok dengan tetangganya.

Dia mengaku peralatannya diretas oleh salah seorang tetangganya. Namun tak ada yang mengaku hingga dia memutuskan mengibarkan bendera kontroversial itu.

"Ini adalah panggilan minta tolong. Jadi saya bisa meminta bantuan orang agar peretas tak bisa melakukan aksinya," kata Fish.

Jika ada yang merasa terganggu, para pengguna jalan bisa langsung menanyakan maksudnya kepada Fish, yang kemudian bakal dijawab dengan kisahnya itu.

Doring menyatakan, Fish sempat berujar dia bersedia untuk menurunkan bendera itu jika Doring memerintahkannya.

Namun, Doring menolak dengan alasan dia bukanlah orang yang punya otoritas untuk menurunkan bendera.

Dia kemudian menghubungi Perusahaan Listrik Nasional hingga jaksa kota karena bendera itu dipasang di tiang listrik.

Mereka memberi jawaban meski bendera itu kontroversial, Fish tidak melanggar hukum karena dia memasangnya di tanah pribadinya.

Baca juga: Pengunjung Penjara Ditandai Pakai Cap Swastika Nazi, Sipir Pun Dipecat



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X