Sejumlah Pejabat Yunani Digugat Korban Kebakaran Hutan

Kompas.com - 03/08/2018, 15:03 WIB
Para sukarelawan dan petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api yang melalap kawasan hutan di sebuah desa tak jauh dari kota Athena, Yunani pada 24 Juli 2018. AFP/VALERIE GACHEPara sukarelawan dan petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api yang melalap kawasan hutan di sebuah desa tak jauh dari kota Athena, Yunani pada 24 Juli 2018.
|

ATHENA, KOMPAS.com - Dua keluarga menggugat pemerintah Yunani di tengah kecaman publik terkait respon menghadapi kebakaran hutan pada 23 Juli lalu yang menewaskan lebih dari 90 orang.

Ini adalah gugatan hukum pertama terhadap pemerintah terkait kebakaran yang terjadi di kota pesisir Mati, sekitar 30 kilometer sebelah timur ibu kota Athena.

"Semua yang bertanggung jawab dalam pencegahan kebakaran, pemadaman api, dan keselamatan warga harus dinyatakan bersalah dan semua disebut dalam gugatan ini," kata Antonis Foussas, kuasa hukum penggugat.

Baca juga: Sembunyi Dalam Tungku Perapian, Anjing Ini Selamat dari Kebakaran di Yunani

"Mereka yang digugat termasuk kepala badan perlindungan sipil, gubernur Attica, wali kota Marathon, kepolisian, dan dinas pemadam kebakaran," tambah Foussas.

Dalam gugatan itu disebut para pejabat pemerintah dianggap melakukan kelalaian yang menyebabkan kematian dan menempatkan warga dalam bahaya.

Salah satu kerabat penggugat adalah seorang guru berusia 70-an, Vassilis Katsargyris. Dia terjebak di dalam garasinya setelah aliran listrik terputus.

Putusnya aliran listrik membuat Vassilis tidak bisa membuka pintu garasi sehingga membuatnya terjebak dan tewas.

Nasib serupa juga dialamai Maria Pagomenou yang menyewa kamar di kediaman Vassilis. Jenazah keduanya ditemukan dalam jarak sekitar 300 meter dari rumah itu.

Ditiup angin berkecepatan 123 kilometer per jam, api dengan cepat menyebar dan hampir menghanguskan seluruh kota.

Hampir 200 orang terluka akibat kebakaran ini dan lebih dari 40 orang hingga kini masih dirawat di rumah sakit.

Warga mengecam pemerintah yang dianggap lamban merespon bencana terburuk di Yunani sejak Perang Dunia II.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X