Marak Kasus Pelecehan Seksual Lewat Kamera Tersembunyi di Korea Selatan

Kompas.com - 03/08/2018, 14:43 WIB
Plakat merah bertuliskan My life is not your porn dalam aksi unjuk rasa bulanan oleh perempuan Korea Selatan melawan pelecehan seksual lewat kamera tersembunyi. Foto ini diambil pada 9 Juni 2018. (AFP/Jung Hawon) Plakat merah bertuliskan My life is not your porn dalam aksi unjuk rasa bulanan oleh perempuan Korea Selatan melawan pelecehan seksual lewat kamera tersembunyi. Foto ini diambil pada 9 Juni 2018. (AFP/Jung Hawon)

SEOUL, KOMPAS.com - Perempuan di Korea Selatan hidup dalam kekhawatiran karena maraknya kasus pelecehan seksual melalui kamera tersembunyi yang merekam aktivitas mereka di tempat-tempat tertentu.

Muak hidup dalam ketakutan, perempuan di Korea Selatan melawan balik. Lebih dari 55.000 orang hadir dalam demonstrasi di Seoul pada bulan lalu.

Kendati gelombang panas sedang menerjang "Negeri Gingseng", Claire Lee tetap bertekad gabung dengan puluhan ribu perempuan yang akan menggelar demonstrasi besar-besaran pada Sabtu (4/8/2018).

"Memasuki kamar mandi umum bahkan menjadi pengalaman mengerikan akhir-akhir ini," kata Lee, kepada AFP.

Baca juga: Hukuman Penjara Mantan Presiden Korea Selatan Bertambah Jadi 32 Tahun

Dia mengaku selalu memeriksa dinding kamar mandi untuk memastikan tidak ada lubang mencurigakan.

"Anda tidak pernah tahu jika ada kamera tersembunyi di dalam, yang merekam Anda ketika pipis," ujar mahasiswi usia 21 tahun tersebut.

Terkadang dia menusuk lubang dengan pulpen untuk merusak kamera tersembunyi, atau memasukkan tisu ke dalam lubang itu.

Data statistik menunjukkan, jumlah kejahatan kamera tersembunyi dilaporkan kepada polisi sekitar 1.100 pada 2010. Angka tersebut meningkat pada tahun lalu menjadi 6.500 kasus.

Pelaku yang memasang kamera pengintai itu termasuk guru sekolah, profesor, dokter, pastor, pejabat pemerintah, petugas kepolisian, dan bahkan seorang hakim.

Pada beberapa kasus, kekasih dan saudara korban menjadi pelaku sehingga merefleksikan masalah budaya patriarki yang mengakar di Korea Selatan.

Seorang pria berusia 43 tahun ditahan pada bulan lalu karena merekam secara sembunyi-sembunyi pengunjung motel di Seoul selama empat tahun.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X