Israel dan Yordania Klaim Bunuh Anggota ISIS yang Diusir Suriah

Kompas.com - 03/08/2018, 13:51 WIB
Ilustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur. ThinkstockIlustrasi Serangan Udara oleh Jet Tempur.

AMMAN, KOMPAS.com - Militer Israel dan Yordania mengklaim membunuh anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) yang diusir Damaskus.

Dilaporkan Reuters via Channel News Asia Kamis (2/8/2018), pasukan Suriah yang didukung Rusia melakukan pengeboman di kawasan Sungai Yarmouk.

Pengeboman di kawasan barat daya selama beberapa pekan itu berhasil mengusir kelompok Khalid bin Walid Army yang dikenal berafiliasi dengan ISIS.

Baca juga: 200 Anggota ISIS Menyerah di Utara Afghanistan

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan, mereka melaksanakan serangan udara di Golan Rabu malam (1/8/2018) waktu setempat.

Serangan itu diklaim membunuh tujuh anggota Khalid yang bermaksud menargetkan sebuah permukiman Israel.

Sementara militer Yordania juga menyatakan menewaskan sejumlah anggota Khalid dalam serangan yang berlangsung sejak Selasa (31/7/2018) hingga Rabu.

"Kami menerapkan hukum kontak senjata terhadap anggota Daesh (akronim ISIS) dan berhasil memaksa mereka kembali ke Suriah," kata sumber internal militer Yordania.

Reuters memberitakan, pemerintah Suriah belum memberikan komentar terhadap klaim dari Israel dan Yordania tersebut.

Selain anggota ISIS, operasi militer yang dilakukan rezim Bashar al-Assad juga membuat ribuan warga mengungsi di wilayah sekitar Israel dan Yordania.

Serangan pasukan pemerintah tersebut disikapi positif oleh Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman.

"Dari perspektif kami, situasi saat ini seperti sebelum perang sipil. Berarti ada seseorang yang bertanggung jawab dan pemerintahan terpusat," ujar Lieberman.

Baca juga: Menhan Israel: Kemenangan Assad Menjamin Keamanan Kami

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X