Coba Selundupkan Seekor Anjing, Pasangan Kuwait Ditahan di Sri Lanka

Kompas.com - 01/08/2018, 20:14 WIB
Pemeriksaan barang bawaan di bandara. THINKSTOCKPHOTOSPemeriksaan barang bawaan di bandara.

COLOMBO, KOMPAS.com - Pasangan suami istri asal Kuwait ditahan otoritas Sri Lanka setelah kedapatan membawa seekor anjing dan berupaya membawanya memasuki wilayah Sri Lanka.

Pasangan pria berusia 29 tahun dan wanita 32 tahun itu ditahan pada Jumat (28/7/2018) pekan lalu saat tiba di bandara Sri Lanka.

Keduanya diperiksa oleh petugas bea cukai dan kedapatan menyembunyikan seekor anjing jenis bernese.

Petugas kemudian memberitahu keduanya aturan karantina yang melarang mereka membawa masuk anjing tersebut memasuki wilayah Sri Lanka.


Baca juga: Napi Kendalikan Penyelundupan 1,4 Ton Ganja Dalam Tumpukan Limbah Ikan Asin

Pasangan itu kemudian berusaha lari dan dalam prosesnya mereka sempat menyerang dan melukai lima petugas bea cukai yang ingin mencegah keduanya keluar dari bandara dengan membawa anjing tersebut.

Kelima petugas tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan atas luka mereka. Demikian disampaikan media lokal Kuwait.

Atas tindakan keduanya, pengadilan di Sri Lanka pada Senin (30/7/2018), memerintahkan pihak keimigrasian untuk menyita paspor milik pasangan tersebut.

Hal itu demi mencegah pasangan tersebut meninggalkan Sri Lanka dan mengharuskan mereka menghadiri persidangan yang telah dijadwalkan pada 10 Agustus mendatang.

Namun keduanya tidak ditahan setelah membayar jaminan sebesar 400.000 rupee (sekitar Rp 36 juta). Sementara anjing mereka tetap dapat bersama pasangan itu.

Pasangan turis asal Kuwait itu juga diperintahkan untuk hadir dalam penyelidikan terpisah oleh pihak bea cukai.

Baca juga: Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Sita 612 Ponsel Selundupan

"Kami akan menginterogasi mereka dan tindakan yang tepat akan diambil setelahnya," kata juru bicara departemen bea cukai Vipula Minuwanpitiya, kepada AFP.

Membawa hewan peliharaan masuk ke wilayah Sri Lanka tanpa ada izin karantina dapat menyebabkan penyitaan hewan serta denda hingga 100.000 rupee (sekitar Rp 9 juta).

Pemerintah Kuwait belum dapat dimintai komentar terkait masalah ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X