200 Anggota ISIS Menyerah di Utara Afghanistan

Kompas.com - 01/08/2018, 19:43 WIB
Pasukan Nasional Afghanistan (ANA) melakukan pemeriksaan di pos kota Jalalabad (1/8/2018). Pemeriksaan dilakukan menyusul dua serangan yang diklaim ISIS di dua tempat Selasa (31/7/2018). AFP/NOORULLAH SHIRZADAPasukan Nasional Afghanistan (ANA) melakukan pemeriksaan di pos kota Jalalabad (1/8/2018). Pemeriksaan dilakukan menyusul dua serangan yang diklaim ISIS di dua tempat Selasa (31/7/2018).

MAZAR-I-SHARIF, KOMPAS.com - Sebanyak 200 anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) dilaporkan menyerah di kawasan utara Afghanistan.

Mereka menyerah setelah digempur baik dari Taliban maupun pasukan pemerintah yang disokong oleh Amerika Serikat (AS) Provinsi Jowzjan.

Kepala Polisi Faqeer Mohammad Jawzjani dilansir Radio Free Europe Rabu (1/8/2018) menyatakan, ke-200 anggota ISIS itu menyerah di Distrik Darzab.

Baca juga: Serangan Bersenjata di Gedung Pemerintahan Afghanistan, 15 Orang Tewas

Dia melanjutkan, markas utama ISIS di kawasan utara Afghanistan kini telah resmi dikuasai oleh kelompok Taliban.

"Fenomena iblis bernama ISIS telah musnah. Kini, warga di Provinsi Jowzjan telah terbebas dari kekejaman mereka," tuturnya.

Sementara juru bicara korps pasukan, Mohammad Hanif Rezaee menjelaskan, menyerahnya anggota ISIS itu begitu penting.

"Sebab, selain anggotanya, pemimpin Daesh (akronim ISIS) juga menyerahkan diri," kata Rezaee dikutip dari AFP.

Selain 200 anggota ISIS, Rezaee menambahkan ada sekitar 30 perempuan dan anak-anak yang juga ikut menyerahkan diri.

Meski terbilang kecil, keberadaan ISIS menjadi momok di Afghanistan. Kebanyakan bermukim di Provinsi Nangarhar. Sejak masuk pada 2014, jumlah mereka dilaporkan ada 2.000.

Gubernur Jowzjan, Lutfullah Azizi berujar, Taliban memerangi ISIS sejak diserang pada Juli lalu yang menewaskan 15 anggotanya.

Taliban mengklaim mereka memberikan andil paling besar sehingga ISIS bisa ditumpas dari kawasan utara dengan menangkap 130 dan menewaskan 153 orang.

AFP mewartakan, pasukan Afghanistan dilaporkan mengambil alih kota Jalalabad yang notabene adalah basis utama ISIS di Nangarhar.

Pos pemeriksaan juga bakal didirikan menyusul serangan yang diklaim ISIS di dua tempat Selasa (31/7/2018), dan total menewaskan 26 orang.

"Baik kepolisian maupun pasukan bakal saling bekerja sama dalam mengamankan kota," ujar juru bicara Nangarhar, Attaullah Khogyani.

Baca juga: Bom Pinggir Jalan Hantam Bus di Afghanistan, 11 Tewas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X