Israel Sahkan Peraturan Kontroversial, Tentara Non-Yahudi Mundur

Kompas.com - 01/08/2018, 17:37 WIB
Pasukan Israel. (Anadolu Agency) Pasukan Israel. (Anadolu Agency)

TEL AVIV, KOMPAS.com - Keputusan Parlemen Israel mengesahkan undang-undang kontroversial membuat para perwira militer dari kalangan minoritas mengundurkan diri.

Dilansir Newsweek Selasa (31/7/2018), salah satunya adalah Shady Zidan, wakil komandan kompi dari kelompok minoritas Druze.

Dalam surat pengunduran dirinya Senin (30/7/2018), dia menyatakan hukum Negara-Bangsa Yahudi membuatnya merasa menjadi warga kelas dua.

Baca juga: Parlemen Israel Sahkan Hukum Negara-Bangsa Yahudi

Dalam unggahannya di Facebook, Zidan menegaskan bahwa komitmennya terhadap Israel sudah tidak perlu diragukan lagi.

"Sampai hari ini, saya dengan mempertaruhkan nyawa, dan berdiri di depan bendera sambil menyanyikan lagu kebangsaan Hatikva dengan bangga," ujar Zidan.

Namun, dia terkejut ketika mendengar Knesset (parlemen) mengumumkan undang-undang itu dengan perbandingan suara 62-55.

"Pada akhirnya saya hanya warga kelas dua? Maaf, saya masih belum siap untuk itu. Jadi, saya umumkan berhenti mengabdi bagi negara," kata Zidan.

Sebelum Zidan mengundurkan diri, perwira Druze lainnya, Kapten Amir Jamal menulis surat terbuka kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Keluarga saya telah mendedikasikan hidup mereka bagi negara ini. Namun, yang kami dapat adalah jadi warga kelas dua," keluh Jamal.

Sikap dua perwira Druze itu memaksa Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Gadi Eisenkot, angkat bicara.

Eisenkot menegaskan bahwa setiap tentara harus "menanggalkan isu politik kontroversial, dan fokus saja ke kesatuannya".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Internasional
AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

Internasional
Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X