Kisah Drone Inggris Tembaki ISIS dari Udara untuk Selamatkan Pengungsi

Kompas.com - 01/08/2018, 15:19 WIB
Sebuah pesawat tanpa awak (drone) MQ-9 Reaper terbang dalam sebuah latihan misi di Pangkalan Udara Creech di Indian Springs, Nevada, Amerika Serikat (AS), pada 17 November 2015. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Isaac BrekkenSebuah pesawat tanpa awak (drone) MQ-9 Reaper terbang dalam sebuah latihan misi di Pangkalan Udara Creech di Indian Springs, Nevada, Amerika Serikat (AS), pada 17 November 2015.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sebuah drone yang dikendalikan seorang perwira Angkatan Udara Inggris (RAF) dilaporkan menembaki kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Diwartakan Daily Mirror Selasa (31/7/2018), serangan udara itu dilaksanakan untuk melindungi pengungsi yang berniat melarikan diri dari Suriah.

Baca juga: Israel Klaim Rudal Patriotnya Hancurkan Drone dari Suriah

Sumber internal RAF menyatakan, awalnya pesawat nirawak Reaper itu sedang melakukan patroli untuk melacak kantong ISIS.


Di timur Suriah, drone itu merekam konvoi besar sedang melintas. Hasil analisis menyimpulkan bahwa mereka adalah pengungsi.

Namun, di depan konvoi itu, pilot Reaper melihat lima anggota ISIS menanam ranjau di jalan untuk meledakkan para pengungsi.

Perwira RAF kemudian mengambil inisiatif cepat dengan memerintahkan serangan udara menggunakan rudal Hellfire.

Sumber itu menyatakan, rudal tersebut langsung menghantam anggota ISIS yang sedang menanam ranjau, dan menewaskan mereka semua.

Biasanya, para pilot Reaper bakal melakukan pengamatan selama berjam-jam sebelum memutuskan menyerang, atau hanya sekadar mengumpulkan laporan intelijen.

Namun, pilot Reaper langsung mengenali anggota ISIS itu yang kemudian melakukan serangan sebelum jatuh korban tewas atau terluka di kalangan pengungsi.

Mirror memberitakan, para pilot RAF menaati aturan keterlibatan secara ketat. Mereka baru boleh menembak jika mengencali ancaman teror.

Sumber senior itu melanjutkan, pesawat Reaper berpatroli di langit Irak dan Suriah setiap hari untuk membasmi pihak yang dianggap lawan.

"Dengan para pengungsi itu dalam bahaya, keputusan cepat dan serangan terukur itu berhasil menyelamatkan banyak warga sipil," pungkas sumber itu.

Baca juga: Drone 3 Kali Terbang di Atas Lapas Magelang, Petugas Ancam Tembak Jatuh

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X