Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2018, 13:13 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Kedutaan Besar AS di London telah melelang sejumlah barang tidak terpakai, termasuk 100 gulung tisu toilet. Namun ternyata tindakan serupa juga dilakukan oleh kantor kedutaan AS di negara lainnya.

Kantor kedutaan AS di Yerevan, Armenia, melelang sejumlah karpet, kursi hingga kulkas di antara 40-an barang lainnya. Namun dalam keterangan, karpet dan kursi tersebut ditulis memiliki sejumlah noda, sementara kulkas sudah tidak berfungsi.

Di Kiev, kantor kedutaan AS untuk Ukraina menawarkan sejumlah peralatan rumah tangga hingga tinta isi ulang printer, komputer dan ponsel dengan layar retak atau tergores.

Baca juga: Alat Pemenggal Kepala Terjual Rp 134 Juta dalam Lelang di Paris

Di Ankara, kedubes AS untuk Turki melelang sejumlah koleksi perabotannya, seperti sofa berwarna krem, kursi kantor, hingga meja lengkap dengan lampunya.

Pun demikian dengan kedutaan AS di Lisbon, Portugal, yang lebih banyak melelang perabotan kantor. Namun bedanya, barang-barang tersebut tidak difoto sehingga penawar tidak bisa melihat tampilan barang yang dilelang.

Kantor kedutaan AS di Tirana, Albania ingin melepas sejumlah alat pembangkit tenaga listrik, sementara kedubes AS di Stockholm melelang perabotan kayu berukir, lampu gantung dan mesin generator.

Mengapa barang-barang tak terpakai itu harus dilelang dan tidak dibuang atau disumbangkan?

Hal tersebut berkenaan dengan Pedoman Urusan Luar Negeri AS yang menyatakan, barang-barang milik pemerintah yang berada di luar negeri harus dikembalikan.

Tetapi jika tidak dikembalikan maka barang-barang tersebut dapat dijual untuk kepentingan pemerintah AS dan hasil penjualan masuk ke keuangan negara, bahkan untuk setiap sen.

Sebelumnya diberitakan, kedutaan besar AS di London telah melelang sejumlah barang tidak terpakai, setelah dipindahkannya kantor kedutaan dari Mayfair pada Januari lalu.

Beberapa barang-barang yang dilelang oleh kedubes tersebut di antaranya tisu toilet, vacuum cleaner rusak, kursi plastik, lampu meja, hingga mobil bekas.

Lelang barang-barang tidak terpakai milik kedutaan besar AS dapat dilihat di situs resmi pemerintah.

Baca juga: Kedubes AS di London Lelang 1.200 Tisu Gulung Toilet

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.