Tentara Israel Serbu Stasiun Televisi di Tepi Barat, Tahan Empat Jurnalis

Kompas.com - 30/07/2018, 22:27 WIB
Tentara Pertahanan Israel (IDF) melakukan penggerebekan ke stasiun televisi Al-Quds di Tepi Barat yang diduga terlibat kelompok Hamas, Senin (30/7/2018). TIMES OF ISRAEL / AL-QUDS TV / FACEBOOKTentara Pertahanan Israel (IDF) melakukan penggerebekan ke stasiun televisi Al-Quds di Tepi Barat yang diduga terlibat kelompok Hamas, Senin (30/7/2018).

TEPI BARAT, KOMPAS.com - Tentara Pertahanan Israel (IDF) melakukan penggerebekan pada Senin (30/7/2018), ke sebuah stasiun televisi di Tepi Barat yang diduga memiliki hubungan dekat dengan kelompok Hamas.

Militer Israel mendatangi stasiun televisi Al-Quds dan menyita sejumlah peralatan dan juga kendaraan. Selain itu, empat orang, termasuk direktur stasiun televisi, Alaa Rimawi, turut ditahan.

Kementerian Pertahanan Israel telah melabeli stasiun televisi tersebut sebagai organisasi teroris.

Serikat Jurnalis Palestina mengatakan, tentara telah menyita dua buah kendaraan serta peralatan, termasuk kamera televisi, milik stasiun televisi tersebut.

Baca juga: Satu Tentaranya Tewas, Pasukan Israel Gempur Lokasi Hamas di Gaza

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman pada awal bulan ini telah menandatangani surat perintah yang menyatakan saluran televisi satelit yang berbasis di Lebanon sebagai organisasi teroris.

Militer Israel dalam beberapa tahun terakhir telah menutup sejumlah media massa, termasuk televisi dan radio, yang dianggap telah menyebar hasutan dan memiliki ikatan dengan kelompok-kelompok teror.

Selain penyerbuan ke stasiun televisi Al-Quds, militer Israel juga melakukan penangkapan terhadap sekelompok mahasiswa Universitas Hebrin yang dicurigai menjadi bagian dari sel Hamas dan menghasut orang lain untuk melakukan serangan teror.

Tentara Israel juga menyebarkan selebaran peringatan kepada penduduk agar tidak melibatkan diri dalam aksi teror.

Lima warga Palestina di Qalqilya juga turut ditahan, diduga terlibat kegiatan Hamas dan memfasilitasi aksi teror dalam beberapa bulan terakhir.

Secara total disebutkan tentara Israel telah menangkap 20 orang dalam rangkaian penangkapan tersebut. Demikian dilansir dari Times of Israel.

Hamas yang telah mengendalikan Jalur Gaza selama sepuluh tahun terakhir, terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Israel, AS dan juga Uni Eropa.

Baca juga: Israel Tuduh Hamas Coba Retas Ponsel Tentara Pakai Aplikasi Piala Dunia dan Kencan Online

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X