Biografi Tokoh Dunia: Mohammad Reza Pahlavi, Raja Terakhir Iran

Kompas.com - 27/07/2018, 23:24 WIB
Mohammad Reza Pahlavi, Raja Terakhir Iran. via The Famous PeopleMohammad Reza Pahlavi, Raja Terakhir Iran.

5. Revolusi Iran dan Pelengseran dari Tahta
Meski menuai perkembangan, Pahlavi juga menerima kritik yang menyatakan bahwa Revolusi Putih yang dicanangkan tidak maksimal.

Selain itu, sejumlah kaum religius mengatakan bahwa Westernisasi yang dilakukan Pahlavi merupakan anti-tesis dari ajaran agama.

Kalangan oposisi juga menuduh pemerintahan Pahlavi korup, pembagian hasil minyak yang tak merata, hingga penekanan kepada lawan politik.

Baca juga: Ketika Trump dan Menlu Iran Terlibat Tweet-War

Puncaknya pada 8 September 1978, berlangsung sebuah peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Black Friday.

Saat itu, ribuan orang berkumpul di Lapangan Jaleh untuk menuntut agar Ayatollah Khomeini kembali ke Iran.

Pasukan kerajaan yang tidak terlatih menghadapi demonstran kemudian melepaskan tembakan yang membunuh 89 orang.

Insiden itu menimbulkan dampak yang lebih luas dengan pergerakan aksi unjuk rasa semakin radikal, dan menipiskan peluang terjadinya rekonsiliasi.

Gelombang demonstrasi di berbagai kawasan di mana sekitar sembilan juta orang berbaris menuntut mundurnya Pahlavi terjadi pada Oktober 1978.

Situasi itu membuat Pahlavi menuduh Duta Besar Inggris, Sir Anthony Parsons, dan Dubes AS William Sullivan sengaja menggalang aksi itu.

Pada 16 Januari 1979, Pahlavi membuat kontrak dengan Farboud, dan meninggalkan Iran. Kemudian Khomeini mengambil alih kekuasaan.

Meski Pahlavi tidak memutuskan mundur, sebuah referendum menghasilkan deklarasi berdirinya Republik Islam Iran di 1 April 1979.

Dia mengasingkan diri di sejumlah tempat seperti Mesir, Maroko, Bahama, Meksiko, sebelum ke AS pada 22 Oktober 1979 untuk memeriksakan kanker limfatik yang diderita.

Dua pekan kemudian, tentara Iran menyerbu Kedutaan Besar AS di Teheran, dan menawan 50 staf serta menuntut ekstradisi Pahlavi.

Permintaan itu ditolak, dengan Sang Shah menuju ke Panama, dan Kairo di mana mendapat suaka dari Presiden Anwar el-Sadat.

Baca juga: Jenderal Iran: Trump Hanya Melakukan Perang Urat Saraf

6. Kematian
Pada 27 Juli 1980, Pahlavi meninggal dalam usia 60 tahun setelah menderita komplikasi  Waldenström's macroglobulinemia.

Presiden Sadat memimpin upacara pemakaman yang dihadiri anggota Dinasti Pahlavi, mantan Presiden AS Richard Nixon, dan Raja Yunani Constantine II.

Pahlavi dimakamkan di Masjid Al Rifa'i, di mana di sana juga dimakamkan sang ayah, Reza Shah, dan Raja Farouk, mantan kakak iparnya.

Baca juga: Trump ke Presiden Iran: Jangan Pernah Mengancam AS Lagi

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X