Korea Selatan Kirim Jet Tempur untuk Usir Pesawat Militer China

Kompas.com - 27/07/2018, 16:36 WIB
Foto yang diambil pada Desember 2016, menunjukkan jet tempur J-15 milik China yang bersiap untuk lepas landas dari kapal induk Liaoning. AFP / STRFoto yang diambil pada Desember 2016, menunjukkan jet tempur J-15 milik China yang bersiap untuk lepas landas dari kapal induk Liaoning.

SEOUL, KOMPAS.com - Angkatan udara Korea Selatan pada Jumat (27/7/2018) mengirimkan jet tempurnya untuk mencegat dan mengusir pesawat militer China yang dituduh telah memasuki wilayah pertahanan udara Korea.

Dilansir dari SCMP, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan, pesawat milik China sempat terbang selama lebih dari empat jam di dalam Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Korea.

Sebelumnya, pesawat militer China tersebut diketahui terlihat saat terbang di dekat wilayah batu terendam yang ada di bawah kekuasaan Seoul namun juga diklaim Beijing.

Baca juga: Dua Jet Tempur China Cegat Satu Jet AS di Laut China Selatan

Angkatan udara Korea Selatan telah mengerahkan lebih dari satu jet tempur untuk melacak dan memberi peringatan kepada pesawat China tersebut untuk pergi," kata pernyataan staf gabungan Korsel.

Zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan tidak terikat perjanjian secara hukum di bawah perjanjian internasional.

Zona tersebut merupakan perpanjangan wilayah Korea Selatan pada 2013 yang kemudian saling tumpang tindih dengan zona yang baru diklaim China.

Ekspansi wilayah China tersebut mencakup wilayah pulau batu terendam yang disebut Ieodo.

Wilayah tersebut juga diklaim berada di bawah kendali Seoul yang telah menempatkan stasiun penelitian di atasnya.

Belum ada pernyataan langsung dari China terkait insiden pelanggaran wilayah udara Korea Selatan itu.

Sebelumnya pada Februari dan April, pesawat tempur China telah melakukan penerbangan serupa di wilayah udara Korea Selatan, Tahun lalu, setidaknya ada dua kali insiden serupa.

Baca juga: China Kembangkan Jet Tempur Baru untuk Gantikan J-15

Pada Februari lalu, setelah pelanggaran yang dilakukan pesawat jet China, Seoul telah memanggil duta besar mereka untuk menyampaikan keluhan.

Namun Beijing mengatakan kemudian bahwa pesawat militernya melakukan penerbangan sesuai aturan hukum dan praktik internasional.



Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X