Perwakilan AS Bertemu Taliban Bahas Perdamaian Afghanistan

Kompas.com - 26/07/2018, 23:54 WIB
Milisi Taliban mendengarkan pidato pemimpin mereka Mullah Abdul Manan Niazi di Provinsi Herat, Afganistan. Associated PressMilisi Taliban mendengarkan pidato pemimpin mereka Mullah Abdul Manan Niazi di Provinsi Herat, Afganistan.

DOHA, KOMPAS.com - Perwakilan AS untuk Asia Selatan telah bertemu dengan pejabat Taliban di Qatar guna membahas perdamaian Afghanistan. Demikian dilaporkan Wall Street Journal pada Kamis (26/7/2018).

Dialnsir dari AFP, Pejabat senior Biro Departemen Dalam Negeri untuk Urusan Asia Selatan dan Tengah, Alice Wells bertemu dengan perwakilan dari Taliban pada pekan ini dalam upaya mencari jalan menuju pengakhiran konflik Afghanistan yang telah berlangsung selama 17 tahun.

Departemen Luar Negeri AS tidak langsung mengkonfirmasi laporan tersebut, namun mencatat bahwa Wella benar telah berada di Doha pekan ini di mana dia bertemu dengan pejabat Qatar.

Baca juga: AS Siap Bertemu Langsung dengan Taliban

"Wells di Doha untuk membahas perkembangan terkini terkair proses perdamaian Afghanistan," kata Departemen Luar Negeri dalam pernyataannya.

Namun mereka mengungkapkan tidak adanya pertemuan lain yang dilangsungkan "saat ini" dan mengatakan AS sedang menjajaki segala cara untuk memajukan proses perdamaian dalam perundingan erat dengan pemerintah Afghanistan.

"Duta besar Wells menyambut baik kerja sama yang membangun dan dedikasi pemerintah Qatar terhadap Afghanistan, serta mengapresiasi AS atas upaya mencapai resolusi damai untuk mengakhiri konflik," lanjut pernyataan departemen.

Sementara, mengutip para pejabat AS, pembicaraan di Doha sepenuhnya melibatkan pemerintah Afghanistan, seperti yang ditekankan AS selama ini agar setiap proses perdamaian melibatkan Afghanistan.

Sebelumnya, pekan lalu para pejabat AS membantah kabar yang menyebutkan rencana pertemuan dengan Taliban, yang telah mendirikan kantor politik di Qatar sebagai kedutaan besar de facto.

Baca juga: Menlu AS Desak Pembicaraan Damai Afghanistan dengan Taliban



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X